Bakar Lilin dan Doa Bersama Untuk Uus

Facebook
Twitter
WhatsApp
Terlihat beberapa mahasiswa UIN Alauddin Makassar saat menggelar bakar lilin dan doa bersama untuk Uus, berlangsung di depan gerbang masuk Kampus II UIN Alauddin Makassar, Senin (16/12/2019).

Washilah – Mahasiswa UIN Alauddin Makassar menggelar aksi bakar lilin dan doa bersama untuk Uus, Berlangsung di depan gerbang masuk Kampus II UIN Alauddin Makassar, Senin (16/12/2019).

Asmaul Husna atau yang akrab disapa Uus merupakan mahasiswa Fakultas Ekonimi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar yang tewas dibunuh oleh kekasihnya sendiri.

Koordinator Lapangan (Korlap), Aeini mengatakan aksi tersebut merupakan renungan sekaligus doa bersama untuk mahasiswa FEBI yang meninggal dunia.

“Kami sedih dengan peristiwa yang menimpah saudara kami. Kami melihat ini bukan sekedar peristiwa tragis tapi lebih sebagai kekerasan seksual dan pelanggaran berat, maka wajib pelaku dihukum berat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan, hingga saat ini belum ada upaya tegas dari seluruh pihak, utamanya pemerintah (negara) dalam melindungi dan menghapus kekerasan terhadap perempuan.

“Itulah sehingga penting UU PKS disahkan. Di lain sisi, perlu pendiskusian lebih panjang di seluruh elemen masyarakat bahwa penghapusan kekerasan harus hidup dalam kesadaran masyarakat,” ucapnya.

Selain doa bersama, juga dilakukan diskusi ytentang motif kekerasan terhadap perempuan yang diikuti oleh beberapa mahasiswa UIN Alauddin Makassar yang sempat berada di lokasi.

Salah satu mahasiswa Jurusan Ilmu Falak, Iccang mengungkapkan tewasnya Uus merupakan kekerasan dan kejahatan berat.

“Tewasnyan Uus adalah kekerasan dan kejahatan berat, tapi bukan cuman banyaknya kasus kekerasan yang ditutupi bahkan tak ingin dibicarakan, padahal untuk upaya penyelesaian kekerasan tersebut harus dibicarakan, pelaku tentu harus dihukum seberat-beratnya, karena menghilangkan nyawa seseorang adalah pelanggaran berat,” ungkapnya.

Penulis: Ardiansyah Safnas (Magang)
Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami