Kuliah Umum Jadi Rangkaian CBF Volume III

Facebook
Twitter
WhatsApp
Suasana Kuliah Umum, kegiatan kedua Celebes Plano Festival (CPF) Volume III. Berlangsung di Leature Theatre (LT) Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Jumat (22/11/2019)

Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) menggelar Kuliah Umum yang merupakan rangkaian kegiatan Celebes Plano Festival (CPF) Volume III. Berlangsung di Leature Theatre (LT) Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Jumat (22/11/2019).

Kuliah umum yang bertemakan “Implementasi GIS Bagi Mahasiswa Teknik PWK di Era Revolusi Industri 4.0,” dihadiri oleh Wakil Dekan FST selaku pembuka kegiatan, Andi Idham AP ST MSi selaku Ketua Jurusan Teknik PWK, Dr Eng Ilham Alimuddin ST MGis selaku pemateri dan Despry Nur Annisa ST MSc selaku moderator.

Ketua Jurusan Teknik PWK, Andi Idham AP ST MSi menjelaskan tahun depan mahasiswa Jurusan Teknik PWK sudah harus memiliki Surat Keterangan Pendampimg Ijazah (SKPI) yang mencakup keterangan kompetensi yang dikuasai mahasiswa.

“Seperti yang dikatakan Rektor, tahun depan kita harus memiliki Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang di dalamnya terdapat kompetensi teknis apa saja yang perlu dikuasai dalam keilmuan Teknik PWK. Oleh karena itu, kita harus mampu menambah skill kita dalam menggunakan perangkat Geospatial Information System (GIS),” jelasnya.

Wakil Dekan III, Dr Muh Anshar SPt MSi menambahkan pentingnya mempelajari skill GIS.

“Dalam perencanaan suatu wilayah kita tidak bisa lepas dari yang namanya data spasial. Pemerintah telah mendorong yang namanya one map one policy yang berarti kebijakan satu peta,” ujarnya.

Ia menambahkan pelaksaan kebijakan tidak berjalan lancara karena dipengaruhi oleh beberapa hal.

“Saya mengamati pelaksanaan kebijakan ini belum berjalan secara maksimal karena dipengaruhi oleh beberapa hal. Pertama, tenaga survei atau pemetaan kita masih kurang. Berdasarkan rilis data dari kementerian, kurang lebih baru tersedia 11.000 tenaga pemetaan, sedangkan yamg dibutuhkan yakni 40 sampai 50 ribu tenaga pemetaan. Ini merupakan peluang bagi kita untuk membekali diri kita terhadap pengetahuan-pengetahuan GIS. Kedua, SDM kita masih lemah. Oleh karena itu perlu dikuatkan keilmuannya. Semoga melalui kegiatan inilah mahasiswa mampu mengimplementasi keilmuan dan keterampilan soft skill mahasiswa, dalam hal ini kemampuan mengoperasikan GIS,” tambahnya.

Pemateri, Ilham Alimuddin berharap materi yang ia sampaikan hari ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Teknik PWK UIN Alauddin.

“Yang paling penting dari kegiatan ini bukan hanya ilmu, tapi anda sebagai peserta bisa termotivasi untuk belajar menekuni ilmu yang saya sampaikan hari ini. Apalagi audiens kita ini sangat variatif, mulai dari mahasiswa baru hingga alumni,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa Jurusan Teknik PWK yang mengikuti kuliah umum, Rheigina Putri merasa antusias dan bersemangat dengan penyampaian dan bobot materi yang diberikan.

“Kuliah umum hari ini sangat membuka pikiran saya terkait pentingnya memiliki kemampuan mengoperasikan GIS. Ilmu yang saya dapatkan hari ini benar-benar berbeda dengan apa yang saya dapatkan dalam ruang perkuliahan. Semoga kegiatan dengan materi soft skill seperti ini bisa lebih sering diadakan,” harapnya.

Penulis: Ridah Amalia Hamzah (Magang)
Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami