HMJ Teknik PWK Gelar Debat Ilmiah

Facebook
Twitter
WhatsApp
Suasana saat debat ilmiah yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Perencanaan wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar. Bertempat di Leacture Theatre (LT). FST. Senin (25/11/2019)

Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar menggelar debat ilmiah, yang merupakan rangkaian dari kegiatan Celebes Plano Festival Volume III. Bertempat di Leacture Theatre (LT) FST. Senin (25/11/2019).

Debat ini mengusung tema “Speak Up Your Mind With Knowledge,” berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 25 November hingga 27 November 2019 mendatang.

Peserta debat diikuti 8 Universitas yang ada di Indonesia, yang masing-masing 1 tim terdiri dari 3 orang. Diantaranya Universitas Halu Oleo, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Bosowa, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Hasanuddin, Universitas Semarang, Universitas Tadulako dan Universitas Negeri Makassar. Setiap 1 tim masing-masing terdiri dari 3 orang.

Sekertaris umum HMJ Teknik PWK, Dinarti menjelaskan mahasiswa sekarang harus mampu mengungkapkan pendapatnya secara ilmiah yang sesuai dengan data-data ilmiah dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Di negara demokrasi saat ini sudah selayaknya orang-orang mulai dari akademisi terkhususnya mahasiswa bisa mengungkapkan pendapatnya melalui ilmiah, namun terkadang beberapa demonstrasi ini hanya mampu mengkritik namun tidak bisa memberikan solusi dan tidak dilandasi dengan hal-hal ilmiah. Debat ini berfungsi agar bisa memberikan opini sesuai dengan data-data ilmiah yang dapat dipertanggung jawabkan,” jelasnya.

Dinarti menambahkan, debat ilmiah ini juga dapat meningkatkan public speaking dan memberikan pembelajaran.

“Dengan adanya debat ilmiah ini bisa meningkatkan public speaking serta memberikan suatu pembelajaran,” ungkapnya.

Senada denga hal itu ketua panitia, Galang Dermawan mengatakan dengan adanya kegiatan ini bisa menambahkan ilmu baru dari hasil debat melalui sudut pandang.

“Supaya peserta lebih mendapatkan ilmu baru dari hasil debat yang diikuti melalui sebuah sudut pandang,” tutupnya.

Penulis: Irmayanti (Magang)
Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami