Kepala PPM UIN Alauddin Jemput Langsung Mahasiswa KKN Tematik

Facebook
Twitter
WhatsApp
Penarikan Mahasiswa KKN Tematik UIN Alauddin Makassar di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Anggeraja, Selasa (17/09/2019).

Washilah – Penarikan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Kabupaten Enrekang di jemput langsung oleh Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM) UIN Alauddin Makassar Muhammad Shuhufi, Selasa (17/09/2019).

Shuhufi mengatakan program kerja yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa KKN yaitu membantu Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk mampu menggunakan media sosial sebagai wadah dalam melakukan promosi pemasaran produk yang dimiliki.

“Ibu-ibu KWT juga mendapatkan pendampingan selama 45 hari dari mahasiswa KKN Tematik dengan tujuan mengajarkan kepada ibu-ibu bagaimana cara membuat akun bisnis seperti google bisnis dan market place, promosi media sosial, serta keterampilan memotret produk dan editor,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung selama 45 hari tersebut mengangkat tema “Pemberdayaan Perempuan Muslimah berbasis Digitalisasi dan Toleransi” bekerja sama dengan Direktur Social Trust Fund UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan The University Of New South Wales Australia.

Tambah Shuhufi, selain program yang menyangkut tema dari KKN tersebut, peserta KKN juga melaksanakan program di luar dari tema. Seperti Festival Anak Saleh dalam rangka memperingati tahun baru Islam, mengadakan lomba 17-an bekerja sama dengan pemuda-pemuda desa setempat, melakukan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Pramuka SDN 58 kota dan pembinaan anak-anak melalui pembelajaran berbasis agama.

Sementara itu, Direktur Social Trust Fund UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Amelia Fauzia MA PhD dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah setempat dan para pelaku usaha atas kesediaannya untuk didampingi oleh Mahasiswa KKN.

“Saya berharap para pelaku usaha dapat memaksimalkan ilmu yang telah ia dapat dalam pemasaran produk. Walaupun KKN ini telah selesai namun pendampingan akan tetap berjalan hingga Bulan November mendatang,” jelasnya.

Citizen Report: Dedi Junaedi
Editor: Dwinta Novelia Basri

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami