Maba FUFP Merasa Terbebani Biaya Formulir PBAK

Facebook
Twitter
WhatsApp
Maba Jurusan Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin, Filsafat, dan Politik mengikuti PBAK hari ke tiga di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM). Rabu (05/09/2018)

PbWashilah – Sejumlah Mahasiswa Baru (Maba) Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP) UIN Alauddin Makassar merasa terbebani dengan adanya biaya pengembalian formulir Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) yang dilakukan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (Dema-F).

Salah satu Maba yang tidak mau disebut namanya mengatakan dirinya merasa dibebankan. Selain itu, banyak yang tidak mempunyai uang untuk membayar, disuruh pulang.

“Pas saya kesana untuk mengembalikan formulir, panitia meminta uang Rp 60.000. Karena saya tidak mempunyai uang mereka malah suruh saya untuk pulang, bahkan mereka menyuruh saya untuk meminjamnya dulu,” ujarnya, kepada Reporter, Kamis (29/08/2019) kemarin.

“Disitu saya merasa terkesan dipaksa, bahkan mereka tidak menjelaskan tujuannya untuk apa tapi langsungji saja nasuruh bayar,” tambahnya.

Saat dikonfirmasi Dekan FUFP Dr Muhsin Mahfudz membernarkan hal itu, Ia menjelaskan tujuan dari pengumpulan uang itu untuk meminimalisir keluhan dari Maba yang sakit karena tidak sarapan.

“Jadi idenya kemarin itu teman-teman Dema mengumpulkan uang Rp 50.000 untuk meminimalisir keluhan dari Maba yang kasusnya sakit karena tidak sarapan, makanya teman-teman Dema ini mengadakan agar makanannya terkontrol dan mungkin termasuk juga biaya perlengkapan untuk PBAK,” jelasnya

Lanjut, Ia membeberkan pembayaran tersebut tidak ada paksaan. “Tetapi dalam hal ini tidak ada paksaan, bagi mahasiswa yang betul-betul tidak mempunyai uang kami tidak memaksanya untuk membayar,” jelasnya.

Sementara itu, Surat Edaran PBAK nomor B-/425/Un.06.I/PP.00.09/08/2019 pada poin 6 mengatakan bagi Maba tidak ada pungutan apapun dan poin 5 membawa makanan berat dan ringan serta air minum selama PBAK berlangsung.

Penulis: Pelita Nur (Magang)
Editor: Muhammad Aswan Syahrin

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami