Washilah – Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Musafir Pababbari serahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada 252 dosen yang lolos PNS tahun 2019 di Gedung Auditorium, Kampus II UIN, Samata-Gowa, Rabu (23/05/2019).
“CPNS Harus Paham Visi-Misi UIN Alauddin Makassar,” imbau, Prof Musafir Pababbari dalam sambutannya.
“Saya tidak mau mendengar CPNS ini tidak memahami Visi UIN, jadi Visi UIN Alauddin adalah sebagai pusat pencerahan dan transformasi Iptek, Berbasis Peradaban Islam,” tambahnya.
Selain itu, Guru Besar Bidang Sosiologi Agama itu menambahkan, sebagai ASN UIN juga harus memahami Misi ini karena disitu ada tujuan yang ingin dicapai. Menurut dia, Misi UIN Alauddin adalah integrasi keilmuan.
“Misi akademik kita integrasi keilmuan, tidak boleh ada yang tidak memahami integritas keilmuan, sederhana sebenarnya integrasi ini bagaimana sains teknologi dan agama disatukan,” katanya.
Sejalan dengan itu, Kepala Biro Administrasi Umum dan Perencanaan Keuangan (Kabiro AUPK) Alwan Subhan mangatakan sejak IAIN kemudian transformasi menjadi UIN, baru tahun ini mendapatkan kuota terbanyak dalam penerimaan PNS, hal ini menjadi bukti nyata perhatian Rektor, Prof Musafir terhadap dosen honorer.
“Kami berharap agar Rektor terpilih nantinya memperhatikan dosen honorer yang masih belum lulus PNS,” harapnya.
Penulis: Muhammad Aswan Syahrin











