Puskistek Bahas Peran Akademisi Melalui Kajian Ilmiah

Facebook
Twitter
WhatsApp
Qasim Mathar saat membawakan materi pada kajian ilmiah yang diadakan LP2M di Hotel Continent Centrepoint. Sabtu (22/12/2018)

Washilah – Pusat Kajian Islam, Sains dan Teknologi (Puskistek) UIN Alauddin Makassar gelar kajian ilmiah bertajuk “Demokrasi, Politik Identitas, dan Peran Akademisi,” di Hotel Continent Centrepoint Panakukang pada. Sabtu (22/12/2019)

Kegiatan tersebut menghadirkan guru besar UIN Alauddin Makassar Qasim Mathar Sabara Nuruddin, Kepala Puskistek UIN Alauddin Makassar Wahyuddin Halim sebagai pembicara.

Qasim Mathar mengungkapkan peran akademisi dalam demokrasi harus independent dan memahami serta berani mengambil resiko untuk membimbing warga.

Selain itu, ia mengimbau untuk memilih para calon legislatif harus berdasarkan akal sehat, bukan berdasarkan agama.

“Semua calon legislatif menggunakan agama sebagai identitas politik, jadi seorang akademisi harus menggunakan akal sehat untuk memilih caleg,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa banyak akademisi acuh dengan demokrasi yang naik menara ketika demokrasi berlangsung dan akan turun ketika sepi.

Penulis : Muhammad Junaedi
Editor : St Nirmalasari

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami