Washilah – Mahasiswa jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum (PMH) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar menggelar inaugurasi ke-4 yang bertajuk “Budaya dan Keadilan” di Gedung PKK Toddopuli. Rabu (15/11/2017)
Andi Makkarumpa Sofyan selaku Ketua Panitia mengatakan, bahwa inaugurasi yang kepanitiaannya telah dibentuk sejak April lalu, dikhususkan kepada angkatan 2016 dengan konsep dan paket pementasan yang berbeda dengan tahun lalu.
“Tahun ini yang berperan sebagai panitia itu angkatan saya, yakni 2016 dan konsep pementasan yang kita tampilkan itu ada tari kreasi, akustik, tari 5 etnis, perkusi, sastra, teater, monolog, dan solo tari,” tuturnya.
Sementara itu, pendapat lain juga ditambahkan Ryan, salah satu panitia inaugurasi. ia membeberkan alasan diangkatnya tema budaya dan keadilan, yang katanya tidak dapat dipisahkan serta mulai terlupakan oleh zaman.
“Hukum di dalamnya pasti tersemat unsur-unsur kebudayaan. Selain itu, juga karena budaya dan keadilan sekarang sudah tergerus oleh zaman, yang mana keadilan semakin tidak ditegakkan, dan budaya semakin terlupakan,” pungkasnya.
Konsep yang ditawarkan itu pun mampu mengundang antusias para tamu undangan yang datang menyaksikan inaugurasi. Salah satunya Rifki Natasya, Mahasiswa Universitas Negeri Makassar yang merasa sangat terhibur.
“Saya begitu terhibur, ditambah canda tawa teman-teman serta tamu yang sesekali berteriak kegirangan, terutama pada saat pementasan teater,” ungkapnya.
Penulis : Muhammad Irwan (Magang)
Editor : Nur Isna











