Insiden Seragam dihari Kedua PBAK FSH

Facebook
Twitter
WhatsApp
Tampak mahasisiwa baru peserta Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) mengenakan pakaian yang tidak seragam. Yang berlangsung di Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) pada selasa,(05/09/017)

Washilah – Hari kedua pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), mahasiswa baru di Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) mengenakan kostum yang tidak seragam. Selasa (05/09/017)

 

Hal ini terjadi karena kurangnya komunikasi yang baik antar Panitia PBAK FSH dengan Wakil Dekan (Wadek) lll Drs H Muh Saleh Ridwan MAg,  khususnya mengenai tentang kostum yang akan digunakan oleh peserta PBAK.

Saleh Ridwan mengakui bahwa memang terjadi diskomunikasi mengenai pakaian yang akan dikenakan oleh peserta dan akhirnya berdampak pada ketidakseragaman warna kostum yang diinginkan oleh pihak FSH.

 

“Mungkin pihak panitia PBAK mengira bahwa warna pakaiannya kembali kewarna fakultas (rok dan Jilbab warna hitam, sedangkan baju berwarna putih), padahal warna pakaian sudah disepakati dari hari pertama hingga PBAK berakhir corak bajunya tetap sama (hitam dibawah, Putih diatas termasuk jilbab)” ungkapnya.

 

Sedangkan dari pihak Dewan Mahasiswa (Dema) yang menjadi panitia PBAK merasa pihaknya telah memberitahu kepada peserta bahwa jilbab yang harus dipakai adalah warna putih, tetapi masih ada saja yang menggunakan jilbab berwarna hitam.

 

“Informasi yang telah disampaikan oleh panitia PBAK FSH kepada peserta perempuan bahwa harus memakai jilbab putih, Pita hitam, namun masih ada saja yang menggunakan jilbab hitam,” jawabnya kepada reporter washilah.

 

Dari pihak panitia menyatakan bahwa kesalahan tersebut tidak akan dibiarkan terulang pada hari terakhir PBA, disamping itu panitia juga telah meminta maaf kepada para peserta mengenai seragam PBAK.

 

 

Penulis: Abdullah (magang)

Editor: Nur Isna

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami