Ini Dia Nongki App, Aplikasi Buatan Mahasiswa FST yang Raih Penghargaan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Foto bersama mahasiswa Teknik Informatika FST UIN yang baru saja meluncurkan pembaruan aplikasi Nongki di Poin House Makassar, beberapa waktu lalu.

Washilah–Mahasiswa dan alumni Jurusan Teknik Informatika (TI) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar baru saja menciptakan aplikasi mobile bernama Nongki App. Aplikasi ini hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna internet yang menghubungkan para pencari kuliner dengan pemilik usaha kuliner, agenda perilisan pembaruan berlangsung di Poin House, Makassar. Kamis (28/10/2016)

Penamaan Nongki dipilih setelah melakukan riset selama setahun. Pembaharuan dilakukan dengan memberi banyak sentuhan baru pada desain aplikasi, pengalaman baru para nongkers (pengguna aplikasi Nongki), juga ajang mendapatkan teman baru.

“Satu tahun terakhir, riset yang dilakukan lebih banyak mencari tahu tentang kebutuhan para pemilik usaha kuliner dan UKM-UKM lokal serta riset ke pengguna Nongki itu sendiri,” ujar CMO Nongki sekaligus alumni TI angkatan 2011 Sudirman Jusman.

Lebih lanjut katanya, hasil riset tersebutlah yang kemudian menciptkan pembaharuan fitur yang dibutuhkan oleh Merchant Nongki (sebutan untuk usaha kuliner yang bergabung di Nongki).

Tersebutlah Fitur Smart Search, fitur andalan yang membantu pengguna menemukan cafe/resto, rumah makan, warung kopi, jajanan serta public space berdasar fasilitas yang diinginkan, juga lokasi serta budget.

Perubahan besar yang terjadi pada Nongki adalah aplikasi yang berubah menjadi sebuah platform media sosial bagi para nongkers. Tersedia fitur timeline, follow, check in, level nongkers dan tentu saja review tempat nongkrong.

Terjadi perubahan pada fitur review, pemberian rating tidak umum lagi melainkan dibagi menjadi empat penilaian, service, atmosphere, facility, dan price. Pemberian rating seperti ini dapat menjadi masukan yang baik bagi merchant atau pemilik cafe karena dapat mengetahui di sisi manakah terdapat kekurangan.

“Keunggulan lain dari fitur terbaru Nongki adalah adanya fitur redeem point. Seluruh aktivitas yang dilakukan pengguna aplikasi Nongki akan ditukar dengan point yang bisa ditukar dengan berbagai macam hadiah dan merchandise menarik dari Nongki,” tambah Sudirman lagi.

Setiap merchant memiliki dashboard sendiri yang dapat mereka kelola secara mandiri sehingga menu, harga dan semua informasi detail adalah tanggung jawab dari merchant itu sendiri.

Kelebihan yang menjadikan siapapun pemilik usaha kuliner dan jajanan bisa bergabung menjadi merchant Nongki dengan hanya mengakses nongki.id dan melakukan registrasi.

Tidak ketinggalan pula, pembaruan untuk layanan premium, merchant mendapatkan situs web dengan sub domain di nongki.id. Dan fitur premium yang paling utama, merchant dapat melihat statistik pengunjung cafe seperti jumlah pengunjung, usia dan jenis kelamin melalui menu Analytics.

Bahkan sejak diluncurkannya Nongki di permukaan bisnis digital hingga kini, sebanyak kurang lebih 500 cafe dan resto telah terdata di mesin pencarian Nongki.

Aplikasi ini juga diharap menjadi alternatif baru dalam menpromosikan pengusaha kuliner baik pemula atau juga pengusaha muda.

Kabar lain dari Nongki yang juga bertepatan dengan hari peluncuran aplikasi, tim Nongki berhasil masuk ke dalam 20 tim terbaik nasional pada ajang kompetisi Nextdev 2016 yang diadakan oleh Telkomsel.

“Kehadiran Nongki yang merupakan karya asli anak Makassar ini diharapkan bisa menjadi salah satu alternatif memecahkan masalah dan memenuhi kebutuhan warga di era digital sekarang ini dan semoga bisa menginspirasi teman-teman UINAM kalau Sumpah pemuda bisa dirayakan tanpa harus membuat Makassar macet,” tutupnya.

Penulis: Wiryanti
Editor: Fadhilah Azis

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami