Ujian Komprehensif PBA Punya Aturan Baru

Facebook
Twitter
WhatsApp
Washilah — Sejak 1 Maret 2016 Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) telah memberlakukan dua aturan baru untuk ujian komprehensif. Mahasiswa yang hendak mengikuti ujian komprehensif diwajibkan menghafal minimal dua juz apa saja secara utuh dari Al-Qur’an dan memiliki skor Test of Arabic as Foreign Language (TOAFL) minimal 450 kata.
Keputusan ini diambil untuk memenuhi salah satu pertanyaan yang ada di dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Dengan pertanyaan apakah yang mencirikan atau yang berbeda dari jurusan anda?.
Dari dasar inilah Ketua Jurusan PBA Dr Hamka Ilyas, M Ts I memberlakukan peraturan ini. Dia juga berharap mahasiswa yang telah lulus dari UIN mampu menjadi imam di mesjid.
“Dengan harapan setelah keluar dari UIN, mahasiswa telah dapat menghafalkan dua juz dari Al-Qur’an yang bisa dijadikannya modal untuk menjadi Imam di masjid-masjid di luar sana, dan dapat berbahasa Arab dengan baik,” katanya. Selasa (08/3).
Jika ada mahasiswa PBA kata dia, jangan dipulangkan dulu kalau belum bisa berbahasa Arab.
Tulisan : Nadhifa 
Editor : Sri Wahyu Diastuti

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami