Pencuri Spesialis Rusunawa dan Asrama Gasak Barang Elektronik Mahasiswi

Facebook
Twitter
WhatsApp
Gambar Ilustrasi
Washilah — Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) dan Asrama Program Intensif Bahasa Asing (PIBA) UIN Alauddin Makassar kembali digegerkan dengan adanya kasus pencurian. Seorang mahasiswi semester enam dan tiga orang mahasiswi semester dua yang menjadi korban pencurian ini mengaku trauma dengan kejadian tersebut.

Dari peristiwa tersebut, pelaku pencurian berhasil menggasak laptop, handphone, dan beberapa dompet milik empat penghuni Rusunawa dan Asrama.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh Reporter Washilah dari salah satu korban, Reski Indah Sari Mahasiswi Semeter VI, aksi pencurian ini berlangsung pada senin (08/06) subuh dan baru disadari korban pada pagi hari di Rusunawa.

Sewaktu korban pulang kuliah, karena kelelahan ia memutuskan untuk tidur. Sementara laptopnya di charge sebelum tidur. “Dan saya terbangun pada pagi harinya, laptop saya sudah tidak ada,” ungkapnya.

Sementara itu, di Asrama PIBA ada beberapa barang yang raib, diantaranya sebuah laptop milik Mahirah, dua handphone milik Mahirah dan Hakimah, serta dua dompet milik Hakimah dan Hamdah. Ketiga korban ini tinggal dikamar yang sama.

Menurut Mahirah Mahasiswi Kesehatan Masyarakat (Kesmas), sebelum tidur mereka mengunci pintu dan semua jendela. Pencuri diduga masuk melalui tiga pintu kamar yang berhasil dicongkel, kemudian ada satu jendela yang terbuka dan pintu tidak tertutup rapat. Mereka baru mengetahui peristiwa tersebut saat bangun ketika melihat keadaan kamar yang berantakan. Setelah itu, mereka langsung melaporkan kejadian tersebut ke pembina asrama.

Menurut pengawas Asrama PIBA dan Rusunawa Azikin menjelaskan kasus pencurian ini memang marak dan sering terjadi. Meski ada petugas keamanan (satpam), tetap saja pencuri ini tetap melakukan aksinya. Ia menduga pelaku bukanlah orang luar.

“Diperkirakan pencuri ini bukan orang luar, karena mereka tahu cara menembus korbannya atau mungkin juga pencuri ini adalah pencuri yang sudah profesional,” jelas Azikin.

Sampai saat ini, kasus pencurian belum dilaporkan ke pihak berwajib karena pelakunya belum diketahui inisial dan identitasnya. Namun pihak Rusunawa maupun Asrama PIBA mulai mengantisipasi adanya pencurian berlanjut dengan menghimbau para penghuninya mengunci pintu saat keluar kamar meskipun hanya ke toilet, terutama di malam hari.

Laporan | Lisa Indrawati

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami