Semangat Berlatih, IPPS Optimis Banggakan UIN

Facebook
Twitter
WhatsApp
sumber: www.uin-alauddin.ac.id
Washilah– Semangat berlatih, mungkin kata-kata itu cocok untuk  anak-anak Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Ikatan Penggiat Peradilan Semu (IPPS) yang sedang mempersiapkan diri mereka untuk Moot Court Competition (MCC) atau Lomba Peradilan Semu di Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta bulan Juni mendatang.

Sebelum latihan sidang perdana mereka (18/04), tim delegasi yang berjumlah 16 orang tersebut telah dikarantina selama lebih dua bulan lamanya. Selama karantina, mereka telah berlatih bagaimana berperan sebagai hakim, penuntut umum, penasehat hukum, dan panitra serta terdakwa sesuai bagian masing-masing. Mereka juga melakukan olah fisik, olah vokal, dan pendalaman karakter layaknya seorang aktor.

“Saat karantina, kami benar-benar ciptakan bagaimana mereka bisa mendalami karakternya. Bahkan yang paling penting mereka harus menghapal naskah yang hampir 10-30 lembar sesuai peran mereka masing-masing,” ujar Ketua IPPS, Muhammad Tamsil.

Mahasiswa Ilmu Hukum itu menambahkan bahwa dalam MCC, ada penghargaan yang selalu dikejar oleh peserta seperti penghargaan hakim terbaik, penuntut umum terbaik, penasehat umum terbaik dan panitra terbaik.

Tahun 2013 IPPS membawa nama UIN Alauddin Makassar dengan memborong penghargaan-penghargaan tersebut pada ajang MCC di Universitas Brawijaya Malang mengalahkan Universitas Indonesia. Penghargaan tersebut berhasil mengangkat nama UIN Alauddin dimata Universitas lain yang ada di Indonesia.

Ketua delegasi yang akan berangkat, Andi Tenri Sucia mengatakan bahwa persiapan mereka sudah 75 persen dimana mereka tengah melakukan proses printing berkas yang akan dibawa berlomba nanti.

“Ya optimislah untuk bisa membanggakan UIN,” tuturnya disela-sela istirahat latihan sidang.

Laporan | Nur Zahrah Azizah dan Diah Rismayani (Mag)

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami