![]() |
| Suasana ruang seminar nasional di gedung rektorat lantai IV |
Menurut ketua panitia pelaksana seminar nasional, Drs Hamzah M Hi, prodi baru ini akan digunakan untuk mengisi kekosongan dibidang hukum ekonomi.
“Dulu ada prodi ekonomi Islam, sekarang pindah ke Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI),” ujarnya. Prodi ini, lanjut Drs Hamzah M Hi, memiliki peluang kerja, khusus pada hakim, peradilan agama, juga akan menangani sengketa ekonomi syariah.
“Kita ingin dengan lahirnya HES ini akan menjawab kebutuhan masyarakat untuk menyelesaikan kasus-kasus yang dihadapi dan memperoleh kepastian hukum, khususnya yang berkaitan dengan ekonomi syariah.” Lanjutnya.
“Prinsip persetujuan sudah ok, karena sudah disetujui dalam rapim, tinggal mau dikirim ke jakarta,” jelasnya. Ia pun mengaku antusias mewujudkan prodi HES ini. “Saya rasa di Jakarta tidak bisa menghalangi, karena di fakultas lain diseluruh Indonesia sudah ada dan saya optimis.” Tambahnya.












