HPK Gelar Seminar Nasional ISIS

Facebook
Twitter
WhatsApp

Washilah Online– Jurusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan (HPK) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) hari ini, Rabu (10/09), menggelar Seminar nasional dengan tema utama “Selamatkan Negara Dari ISIS”. Di gedung Leacture Teather Kampus II UIN Alauddin Makassar.

Wakil Dekan II dalam sambutannya, sekaligus mewakili Dekan FSH mengatakan, seminar seperti ini harus diikuti oleh seluruh mahasiswa khususnya mahasiswa baru. Islamic State Irac of Syuria (ISIS) adalah isu yang hangat-hangatnya dimuat di media, lantaran dianggap akan mengganggu stabilitas negara khususnya Indonesia. “sehingga melalui seminar-sinar seperti ini sangat baik. apalagi tidak dipungkiri banyaknya paham-paham kekiri-kirian yg merebak saat ini ini”, tambahnya kembali.
Diskusi seminar tersebut pun menghadirkan dua orang pemikir Islam yakni Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Teroris Republik Indonesia (BNPT-RI) serta Dosen Pemikiran Hukum Islam FSH. “Ini sengaja kami mengundang mereka menjadi narasumber kami seminar kali ini karena memang meraka ahli dibidang itu. sehingga para peserta seminar paham dan tau betul bagaiman sebenarnya ISIS itu. Ujar ketua Jurusan HPK, Nila Sastra Wati saat dimintai tanggapan oleh reporter Washilah.
Selain itu, Nila Sastrawati juga menambahkan bahwa segala hal yang berpotensi negatif sesegera mungkin di antisipasi. salah satunya adalah dengan mengadakan kegiatan seperti ini agar tidak tabu lagi dengan isu-isu ISIS.
“Mahasiswa-Mahasiswa baru ini kan sebenarnya tidak tahu, dimana peralihan posisi dari siswa.menjadi mahasiswa sehingga untuk mengaktualisasikan diri mencarilah wadah-wadah yang mampu menampungnya meskipun tidak memperhatikan lagi apakah ini baik atau tidak.” Tambah perempuan yang saat ini menjabat sebagai Kepala Hotel Training Centre UIN Alauddin
Selain itu, ia juga mengharapkan agar semua mahasiswa FSH keluar dengan akhlak dan moral yang baik sehingga UIN Alauddin semakin namanya semakin terangkat dan tentunya para alumni-alumninya mudah dalam mendapatkan pekerjaan. (Rahmawati Idrus)

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami