Hujan…

Facebook
Twitter
WhatsApp

Oleh | Miftahul Khaeriyah

Aku membaca hujan
dengan tafsir kegelisahan
Mencari penuh Kesadaran
Tentang Tuhan dan kehidupan..

Kupikir,akhiri saja malam ini
karena banyaknya tubuh meringkuk layaknya mati
yang pucatnya sampai di ujung jari
dan bulu kuduk bergidik ngeri..

Kupikir,adakah hujan akan mengerti
bahwa aku lelah menanti
tentang sesuatu yang tak pasti
ditikam saudara se-tanah air sendiri..

Mungkin Tuhan mencoba mengingatkan
mengirin pesan lewat hujan
dan sedikit uluran tangan
bahwa manusia harus memiliki ketakutan..

(25 des 2013, 08.10 pm)

  Berita Terkait

Rimpuh

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami