Program Pasca Sarjana dan Bagian Akademik Biro UIN Dapat Penghargaan Internasional

Facebook
Twitter
WhatsApp

Oleh Suryani Musi pada 11 November  2011.
Qadir Gassing Ketika mendapat penghargaan ISO
Washilah Online- Kali ini Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menghelat acara dies natalisnya yang ke 46 pada tanggal 11 bulan 11 tahun 2011. Acara tersebut berlangsung di gedung Auditorium kampus II Samata Gowa, Jumat (11/11/2011).
UIN Alauddin telah mewujudkan mutu akademiknya dengan mngambil langkah-langkah rill untuk mewujudkan Rumah pengetahuan Alauddin. Dengan jalan membuktikannya lewat prestasi khususnya untuk program Pasacasarjana (PPs) dan bagian Akademik Biro yang mendapatkan ISO 9001:2008 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan United Kindom Accredication Service (UKS) yang berkedudukan di London. Sebagai bentuk pengakuan internasional dalam layanan pendidikan dan layanan Akademik UIN Alauddin Makassar.
Tidak berhenti sampai di situ UIN juga akan menambahkan  2012 untuk program perpustakaan, pusat penjaminan mutu, dan fakultas Tarbiah untuk jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk mendapakan ISO tersebut.
“Insya  Allah 2012  tersebut bisa terlaksana. Tapi, masih banyak hal lain yang masih perlu dilakukan yakni mengadakan survey kepuasan costumer kita,” kata Rektor UIN, Prof Dr Qadir Gassing HT MS ketika menyampaikan laporannya, Selasa (11/11/2011).
Selain itu ia juga menambahkan bahwa sudah tiga tahun UIN melakukan CES dan juga telah melakukan survey pengguna kelulusan UIN Alauddin, sebagai langkah menata peningkatan mutu lulusan, seperti yang dilakukan oleh sejumlah perguruan tinggi di dunia.
Qadir Gassing juga membeberkan bahwa  2011, dana penelitian untuk menujang pilar akademik UIN memakai anggaran sebanyak Satu Mlilyar Empat Puluh Juta Rupiah.  Meliputi pembiyaan untuk 55 judul dengan perincian 45 judul penelitian mandiri, 10 judul penelitian kolektif. Di samping itu, membiayai pula dua edisi jurnal penelitian Al-Kalam, lembaga penelitian UIN Alauddin untuk dua tahun terakhir, bekerjasama publikasi hasil-hasil penelitian terpilih dengan library congress Amerika Serikat.
“Penelitian ini dimaksudkan untuk melahirkan penelitian-penelitian handal yang dapat menangkap sejumlah peluang  ‘joing research’ baik dengan negara, lembaga internasional, maupun NGO tingkat dunia. Kita bisa mempredikasikan, sedikitnya terdapat 50 peneliti ahli yang lahir dari program tersebut,”tambahnya lagi.
Di cara tersebut hadir Wakil Kementrian Agama RI, Prof Dr Nasaruddin Umar,  gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, Panglima Kodam VII Wirabuana dan para tokoh masyarakat.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami