Saatnya, Demonsrasi Menulis

Facebook
Twitter
WhatsApp

Kamis 22 September 2011 | Suryani Musi
Washilah Online-Mahasiswa dari Indonesia Timur hanya identik dengan tawuran dan demo. Tidak dari kampus Islam maupun dari yang umum. Semuanya sama saja.
Baru kemarin Rabu(21/09/2011), Pembantu Rektor I prof Dr Ahmad M Sewang  MA ketika ditemui di ruangannya memaparkan bahwa saatnya kita melakukan demonstrasi menulis. Karena  itu juga sebenarnya akan mendukung program Seribu Buku yang dicanangkan oleh Prof Dr Qadir Gassing HT MS dalam priodenya.
Namun, nyatanya hari ini Kamis, (22/09/2011) mahsiswa melakukan aksi demonstrasi sekaligus tawuran.
“Kita harus hijrah ke demonstrasi menulis. Itulah yang hebat bukan demonstrasi atau tawuran yang tak jelas,” katanya.
Selain itu, PR I juga menyatakan bahwa perlu diperkuat basis Jurnalistik. Jika perlu diadakan kursus untuk pelatihan jurnalstik.
“Memang ini bukan wewenang saya namun saya akan menyarankan kepada PR III bidang kemahasiswaan untuk merancang keuangan ke depan untuk hal-hal yang seperti itu,” paparnya.
“Untuk mempromosikan kampus ini ke luar, butuh dana 70 % . Maka seharusnya Jurnalistik ini lah yang harus diperkuat. Universitas yang di Jakarta menjadi kuat karena melakukan hubungan kerja sama dengan jurnalis.”

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami