Pikih Bertujuan Untuk Akaselerasi Bahasa dan Unggulan

Facebook
Twitter
WhatsApp

Kamis, 22 September 2011 | Suryani Musi
Washilah Online-Pencerahan Imani dan Keterampilan Hidup (Pikih) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar punya target khusus kali ini. Yakni untuk akselerasi atau percepatan dalam bidang bahasa. Baik bahasa Inggris maupun bahasa Arab. Selain itu juga untuk mencetak keluaran yang unggulan.
Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Umum pelaksana Pikih, Abdul Muis usai memberikan ketarangan bagaimana pentingnya bahasa asing terhadap mahasiswa baru (maba), Kamis (22/09/2011) di gedung Audit lantai dasar.
“Tujuan Pikih kali ini adalah akselerasi. Jika kampus lain yang belajar bahasa Inggris agak lama kita hanya menargetkan selama satu semester sudah bisa. Mulai dari hari Senin sampai Kamis mereka belajar. Selain itu maka akan mencetakan mahasiswa yang unggul yang berdaya saing di lapangan kerja nantinya,”katanya.
Dulu, Pikih melaksanakan tiga program bahasa yakni bahasa Inggris, baghasa Arab, dan Retororika. Namun, karena adanya Charaktert Building maka hanya melaksanan  dua bahasa, yakni bahasa Arab dan Inggris.
Itu pun selama satu semester hanya diperkenalkan bahasa satu bahsa saja. Contohnya, untuk semester ini hanaya bahasa Inggris. Semester depannya baru bahasa Arab
“Mengenai pembagian jadwal belajar di Pikih tidak ditetapkan lagi. Maba bebas memilih akan masuk di kelas mana. Apakah pagi, siang, atau sore. Tergantung kepentingan mereka di luar. Bukan zamannnya lagi kita memaksakan kehendak mereka. Karena tidak akan ada juga hasilnya jika kita memaksa. Biarkan mereka nyaman memilih waktu kapan bisa belajar.” 
Selain itu juga hanya dua kelompok. Kelompok menegah dan dasar. Umumnya yang dari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiah dan Keguruan (FTK) dan Bahasa dan Sastra Inggris (BSI) Fakultas Adab dan Humaniora dimasukkan ke kelompok menegah.”

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami