UIN Akan Terima Mahasiswa dari Moskow

Facebook
Twitter
WhatsApp

Laporan | Suryani Musi

Washilah Online-Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar akan menerima mahasiswa dari nonmuslim. Hal tersbut selalu disampaikan oleh Rektor UIN, Prof Dr Qasir Gassing HT MS. Karena pada dasarnya UIN adalah universitas negeri dan dibawahi oleh Departemen Pendidikan dan juga Departeman agama. Jadi siapa pun bisa kuliah di UIN.

Akan tetapi dengan satu syarat harus pintar baca tulis al-Qur’an.
Apakah hal tersebut akan diberlakukan juga untuk calon mahasiswa yang akan kuliah di UIN dari Moskow? Karena mahasiswa yang akan datang itu ada yang muslim dan ada yang nonmuslim.

Sampai berita ini turun, pernyataan itu belum sempat dikonfirmasi ke Rektor. Termasuk kapan dan berapa yang akan datang dari Moskow.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Prof Qadir Gassing ketika menguji promosi Doktor tadi malam Senin (18/07/2011) di gedung Program Pascasarjana (PPs).

“Insya allah UIN akan menerima mahasiswa dari Moskow untuk kuliah di sini.
Bagaimana menurut Anda? Karena yang kan datang itu ada yang muslim dan ada yang nonmuslim,” tanyanya kepada promofendus Budiarti A Rahman S Hi MH yang menyusun disertasi yang berjudul Perlindungan Hukum dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasca Amandemen Perspektif Maqasid Al-Syariah.

Budiarti menjawab bahwa sepanjang hanya akan menuntut ilmu, itu tidak apa-apa. Karena pada dasarnya pengetahuan itu punya makna yang sanagt luas. Tidak peduli pada ideology dan agama yang dianutnya.

“Jadi, intinya orang Kafir saja kita bisa terima apalagi kalau hanya orang Syiah ya pak?,” katanya seraya menutup sidang untuk sementaranya. Pernyataan itu langsung disambut tawa oleh para tamu undangan.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami