PKMM Akan Buka Mata Sampai Jelang Ramadan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Laporan | Suryani Musi
Washilah Online – Mata hanyalah kiasan dari unsur kedirian pada manusia yang paling esensi. Karena salah satu pertanda bahwa manusia itu telah menyadari eksistensinya sebagai manusia adalah ketika ia mampu membaca, baik membaca macro cosmos (alam semesta) maupun micro cosmos (manusia) sebagai representasi dari macro cosmos.
Hal tersebut yang mendasari PKMM yang akan mengadakan kegiatan yang bertema Buka Mata.

“Buka mata merupakan sebuah kritikan terhadap kebutaan sebahagian masyarakat dalam melihat realitas sosial yang sedang berada dalam kekacauan, serta pemerintahan pada khususnya tak terkecuali mahasiswa, para pelaku seni baik dalam maupun di luar lingkungan kampus. Kebutaan itu terjadi karena sebahagian masyarakat telah terpenjara dalam kemiskinan intelektualitas dan moralitas, nilai-nilai luhur kebudayaan lokal semakin dilupakan. Nurani sebagai unsur yang ilahiah pada manusia tak mampu lagi bersuara.,” kata Ketua Umum PKMM Affandi AR.MC jurusan Teknologi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi Semester VI , anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Budaya eSA Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Ada beberapa item kegiatan yang akan dilaksanakan yakni Workshop Penciptaan Seni. Kegiatan ini akan diikuti oleh setiap utusan dari lembaga Seni masing – masing, sebagai bukti proses silaturrahmi antar sesama mahasiswa dalam sikap dan kekaryaan dan didampingi beberapa tim fasilitator.

Karnaval, akan melibatkan 250 orang dengan memakai pakaian etnik dari berbagai daerah dan suku yang ada di Indonesia.

Gelar Permainan Rakyat, yang akan melibatkan para pelajar SMU yang ada di kota Makassar dan juga Pekerja Seni Kampus yang ingin berpartisipasi.

Pasar Seni, pada acara ini akan menyiapkan 50 Stand untuk para perupa dari kalangan Mahasiswa dan Umum yang terlibat dalam kegiatan ini, penjualan makanan dan souvenir khas Sulawesi Selatan, selain itu juga akan memamerkan sejumlah karya fotografi, sponsor, dan distro lokal dan lain – lain.

Penerbitan Album Kompilasi Musik, sejumlah lagu dari lembaga-lembaga seni kampus yang telah melalui seleksi dan dipilih oleh tim kurator dan akan launching pada acara Pasar Seni.
Penerbitan Antologi Karya Sastra yang berisikan puisi, cerpen dan esai dari sastrawan kampus yang telah melalui proses seleksi dari tim kurator.
Pertunjukan Kolosal, pertunjukan ini digelar dengan menghadirkan 250 pemain yang akan didukung oleh artistik yang canggih.

Semua item kegiatan tersebut dilaksanakan hanya dalam kurun waktu satu hari. Yakni pada acara puncak (27/07/2011).

“Selain bertujuan untuk mengembangkan kesenian dan melaksanakan sebuah pergelaran seni yang monumental, kegiatan ini juga bertujuan untuk membina mahasiswa agar tampak nila luhur budaya dalam kata dan sikap sehingga hilang citra mahasiswa yang anarkis dan urakan. Mendukung salah satu program pemerintah ”MAKASSAR GREAT EXPECTATION”, lahirnya generasi seniman-seniman baru terkhusus dari kalangan mahasiswa serta memupuk persatuan dan persaudaraan di kalangan mahasiswa agar terkikis kesan mahasiswa yang identik dengan tawuran,” papar Fandi.

Pada 9 April 2011 lalu telah diadakan Seminar dengan tema umum “Buka Mata”. Seminar Budaya ini sebagai bahan acuan untuk Pementasan Kolosal dan kegiatan –kegiatan berikutnya (27/07/2011). Pada seminar tersebut mereka telah mengundang Drs Ishak Ngeljeratan MA dan Dr Moh Sabri AR MA. Pada kegiatan itu hadir para budayawan, seniman, dosen, guru, mahasiswa, dan umum.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami