Mencoba Menyelesaikan Masalah dengan Karya Tulis Ilmiah

Facebook
Twitter
WhatsApp
Washilah Online – Demo bukan satu-satunya gerakan untuk menyelesaikan masalah. Akan tetapi, bisa digunakan sebagai senjata pamungkas kalau semua jalan untuk menyelesaikan masalah di wilayah intelektual gagal, yakni dengan jalan menulis melalui Karya Ilmiah. 
Seperti itulah kata-kata dari Pembantu Rektor III bidang kemahasiswaan, Drs HM Gazali Suyuti. MHI ketika membuka Workshop Karya Tulis Ilmiah yang digelar di gedung Trainig Centre Kampus I, oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Sains dan teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sabtu (28/05/2011).

“Saya harap semua mahasiswa mampu menyelesaikan masalahnya dengan jalan menulis. Jangan langsung berteriak di jalan dan bakar ban jika menolak suatu kebijakan,” kata PR III.

Selain itu, dia juga menambahkan bahwa sebelum melakukan aksi di jalan mereka (para mahasiswa yang berdemo) sebaiknya membicarakan permasalahan mereka baik-baik. Atau tulislah jika tidak menyetujui sesuatu dengan Karya Tulis Ilmiah.

“Proteslah kebijakan yang kurang bijak dengan karya yang luar biasa. Jika ingin menyampaikan aspirasi bersama-sama, persiapkan argument dan strategi dengan baik, rapi dan terstruktur. Bukan sekedar suara, spanduk dan emosi. Jika kebijakan tidak berubah meski telah dibicarakan, maka saya akan temani untuk demo,” tambahnya.

Laporan | Suryani Musi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami