Prodi PBI UIN Alauddin Sukses Hadirkan Pembicara Lintas Negara pada NELT Ke-4

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sambutan oleh Wakil Dekan II FTK, M Rusli dalam pembukaan NELT ke-4 yang beangsung di LT Barat FTK, Senin (22/6/2026). | Foto: Istimewa.

Washilah – Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin sukses menyelenggarakan The Fourth National Seminar on English Language Teaching (NELT) 2026 di Ruang Lecture Theater (LT) Barat FTK, Senin (22/6/2026).

Diketahui, kegiatan ini mengangkat tema “Exploring Global Trends in ELT: Challenges and Opportunities within the Indonesian Context” dan dilaksanakan secara hybrid, mengombinasikan kehadiran luring Makassar serta kehadiran daring melalui platform Zoom Meeting dan Live Streaming YouTube.

Wakil Dekan II FTK, M Rusdi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas konsistensi pelaksanaan NELT serta inovasi panitia yang mampu menghadirkan pembicara utama dari mancanegara.

“Kehadiran dua pembicara internasional asal Pakistan dan Mesir pada gelaran ke-4 tahun ini menjadi nilai tambah yang istimewa, sekaligus memperluas cakrawala global bagi seluruh civitas akademika,” ujarnya.

Ketua Panitia NELT 2026, Muh Iqra Maulana S menyampaikan bahwa antusiasme kepesertaan tahun ini sangat tinggi. Seminar ini diikuti oleh lebih dari 400 peserta dari berbagai kalangan. Selain itu, terdapat 73 artikel ilmiah yang dipresentasikan oleh para akademisi dari berbagai institusi ternama di Indonesia.

“Para presenter dan peserta dalam seminar ini berasal dari berbagai kampus mitra di Indonesia, di antaranya UIN Alauddin Makassar, Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas PGRI Semarang, Universitas Negeri Semarang (UNNES), Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan, hingga I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar State Hindu University,” paparnya.

Ia juga menjelaskan, selain sesi pemaparan materi (keynote session) dan diskusi tanya jawab yang interaktif, acara juga dirangkaiakan dengan sesi paralel (parallel session).

“Dalam sesi paralel ini, para pemakalah dibagi ke dalam sembilan ruangan khusus (lima ruangan luring dan empat ruangan daring) untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka secara lebih mendalam,” jelasnya.

Terakhir, Iqra menjelaskan bahwa pelaksanaan NELT merupakan bentuk implementasi praktis dari mata kuliah Seminar on ELT dan melalui kegiatan ini mahasiswa dibekali pengalaman langsung mengelola dan melaksanakan seminar skala nasional serta melatih mentalitas akademik di forum ilmiah formal.

Penulis: Multazam Abubakar (Press Release)
Editor: Rhizka Amelia

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami