Rawat Budaya Sitammurupa Melalui Kaderisasi

Facebook
Twitter
WhatsApp
Penampilan perkusi oleh kader IPMIL Raya PKPT UIN Alauddin Makassar di Gedung Isyana, Sabtu (02/07/2022). | Foto: Washilah - Astiti Nuryanti.

Washilah – Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Raya Pengurus Kordinator Perguruan Tinggi (PKPT) UIN Alauddin Makassar adakan festival Budaya Sitammurupa, sebagai bagian dari tahap kaderisasi berlokasi di Gedung Isyana, Jln. Toddopuli Raya Timur, Makassar, Sabtu (02/07/2022).

Kegiatan ini mengusung tema “Membumikan yang Terasing di Tanah Asalnya”. Budaya sitammurupa merupakan kewajiban pola kaderisasi di IPMIL Raya yang harus dilalui setiap kader, agar bisa secara penuh bergabung di keluarga besar IPMIL Raya.

Ketua PKPT IPMIL Raya UIN Alauddin Makassar, Muh. Devgan Ramadhan, mengatakan budaya Luwu harus tetap dilestarikan.

“Meskipun jauh merantau di tanah orang, namun budaya Luwu harus tetap kita lestarikan,” katanya.

Selaras dengan itu, Dewan senior IPMIL Raya, Lukman Tomaddesa, berharap agar seluruh kader tidak melupakan logat daerah  Luwu.

“Logat yang kental di tanah Luwu adalah penyebutan le dan bah. Saya berharap para kader tidak melupakan itu meskipun jauh dari tanah Luwu,” ungkapnya.

Penulis: Astiti Nuryanti

Editor: Nur Afni Aripin

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami