Washilah – Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Raya Pengurus Kordinator Perguruan Tinggi (PKPT) UIN Alauddin Makassar adakan festival Budaya Sitammurupa, sebagai bagian dari tahap kaderisasi berlokasi di Gedung Isyana, Jln. Toddopuli Raya Timur, Makassar, Sabtu (02/07/2022).
Kegiatan ini mengusung tema “Membumikan yang Terasing di Tanah Asalnya”. Budaya sitammurupa merupakan kewajiban pola kaderisasi di IPMIL Raya yang harus dilalui setiap kader, agar bisa secara penuh bergabung di keluarga besar IPMIL Raya.
Ketua PKPT IPMIL Raya UIN Alauddin Makassar, Muh. Devgan Ramadhan, mengatakan budaya Luwu harus tetap dilestarikan.
“Meskipun jauh merantau di tanah orang, namun budaya Luwu harus tetap kita lestarikan,” katanya.
Selaras dengan itu, Dewan senior IPMIL Raya, Lukman Tomaddesa, berharap agar seluruh kader tidak melupakan logat daerah Luwu.
“Logat yang kental di tanah Luwu adalah penyebutan le dan bah. Saya berharap para kader tidak melupakan itu meskipun jauh dari tanah Luwu,” ungkapnya.
Penulis: Astiti Nuryanti
Editor: Nur Afni Aripin











