Washilah – Bentrokan yang melibatkan ratusan Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dengan Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) berlangsung sekitar tiga jam sejak pukul 14.30 WITA hingga pukul 17.30 WITA. Satuan Pengamanan (Satpam) UIN Alauddin Makassar kewalahan menertibkan dua kubu mahasiswa yang bentrok akibat kurangnya personil.
Hal itu diakui oleh Koordinator Satpam, Syarifuddin. Menurutnya, dengan jumlah personel yang bertugas hanya 12 orang berbanding terbalik dengan mahasiswa yang bentrok.
“Persoalannya bukan lama diberhentikan, tapi dari awal kita sudah ada di lokasi. Sistem keamanan yang Kita pake kurang maksimal untuk melerai banyaknya massa,” katanya saat ditemui di lokasi, Selasa (29/03/2022).
Lebih lanjut, Syarifuddin mengatakan pihaknya akan melakukan tindakan persuasif agar mahasiswa dapat mencari titik temu dari permasalahan ini.
“Sebentar kita akan bawa ke rapat pimpinan untuk langkah-langkah apa yang diambil nantinya oleh Rektor dengan adanya laporan seperti ini,” jelasnya.
Penulis: Irham Sari (Magang)
Editor: Jushuatul Amriadi











