Washilah – Wakil Rektor (WR) I Bidang Akademik Pengembangan Lembaga UIN Alauddin Makassar, Prof Mardan menegaskan terkait surat yang beredar bernomor B-491/Un.06/FAH/PP.00.09/02/2022 tentang persiapan perkuliahan semester genap Tahun ajaran 2022 benar adanya.
Surat edaran tersebut menjabarkan mengenai perkuliahan dimulai tanggal 2 Maret sesuai kalender akademik. Sementara untuk sistem perkuliahan menjadi dua sistem, yakni secara offline ditujukan bagi Mahasiswa semester dua dan empat, serta bagi Mahasiswa semester enam dan delapan dilaksanakan secara online.
Saat ditemui di ruangannya pada Jumat 25/2/22, Prof Mardan membenarkan isi surat edaran tersebut, Ia juga menuturkan kalender akademik dimulai tanggal 1 Maret 2022.
“100% offline untuk semester dua saja dan empat, sedangkan yang lainnya masih Online,”tuturnya.
Prof Mardan juga menjelaskan, pada Rapat pimpinan (Rapim) yang dilaksanakan 16 Februari 2022 lalu bersama pimpinan sejajaran, alasan keputusan tersebut diambil sebab pandemi Covid-19 yang masih memberikan pengaruh terhadap kehidupan.
“Sesuai hasil Rapim dijelaskan bahwa karena sekarang Covid-19 masih terasa,”paparnya.
Tidak sepakat dengan pernyataan WR I, Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Muh Fikri memberikan tanggapan terkait persiapan perkuliahan offline semester genap tahun ajaran 2022, yang hanya dikhususkan oleh Mahasiswa semester dua dan empat.
Menurut Fikri, fasilitas yang tidak dapat digunakan bagi mahasiswa yang melakukan perkuliahan secara online menjadi faktor ketidaksinambungan pembayaran uang kuliah tunggal.
“Namun juga mengenai fasilitas kampus harusnya dapat dinikmati seluruh mahasiswa, belum lagi persiapan pembagian kuota tidak merata dan juga teman-teman yang di pelosok yang kapan-kapan saja tidak dapat mengakses jaringan internet,” pungkasnya.
Penulis: Sahrir (Magang)
Editor: Nur Afni Aripin











