Washilah – Dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Febriyanto Syam M IP beri tips terkait pencegahan kekerasan seksual di kampus.
Ketiga tips itu disampaikan dalam Webinar Nasional yang diselenggarakan The Body Shop Goes To Campus, kolaborasi dengan Prodi Ilmu Politik, Makassar International Writers Festival, dan Rumata Art Space.
“Ada tiga kunci utama pencegahan kekerasan seksual di kampus di antaranya Keterbukaan cara berpikir/objektif, menghargai dan menjaga lingkungan kampus dari pengaruh buruk, menggunakan etika dalam berinteraksi sesama warga kampus,” kata Febrianto, Jumat (10/12/2021).
Alumnus Pascasrjana Universitas Indonesia itu menegaskan ketiga poin kunci tersebut menjadi peran penting ketika membahas pencegahan kekerasan seksual di kampus.
“Jadi tiga poin kunci ini menjadi peran penting bagi kita ketika berbicara mengenai kekerasan seksual di dalam kampus,” jelasnya.
Menurut Dosen Pengampuh Mata Kuliah Gender dan Politik itu, target dari ketiga poin penting di atas adalah untuk menghilangkan kasus kekerasan seksual.
“Targetnya adalah, kita harus mencapai hilangnya kasus kekerasan seksual di dalam kampus dan di lingkungan kita harus tidak ada, bahkan kalau bisa zero persen,” jelasnya.
Sementara itu, Peserta Webinar, Iksal Kurniawan mengatakan poin pembelajaran yang ia peroleh untuk mencegah kasus kekerasan seksual dalam kegiatan ini adalah pentingya etika saat berinteraksi.
“Poin yang dapat dijadikan pembelajaran adalah menggunakan etika ketika berinteraksi dengan warga kampus,” pungkasnya.
Penulis : Niamat & Muhlis (Magang)
Editor : Agil Asrifalgi











