Washilah – Bahas Tragedi G30 S PKI, Komunitas Sekolah Pelosok gelar Diskusi bertajuk “Menguak Tragedi G 30 S PKI ”, Jumat (02/10/2021).
Kegiatan ini berlangsung secara virtual melalui aplikasi Google Meet dan diikuti 30 peserta.
Dalam pemaparan materinya, Abidzar menjelaskan bahwa Peristiwa G 30 S PKI bukan hanya meliputi persoalan pembunuhan tetapi terdapat aspek aspek sosial lainnya.
“Kita tidak hanya memahami dan memaknai peristiwa atau Tragedi ini hanya dalam skala sempit, yaitu hanya terbatas kepada pembunuhun dan pembantaian beberapa jendral, akan tetapi banyak hal-hal yang bisa kita jadikan sebagai pisau analisis,” ungkapnya.
Senada dengan itu, ia juga mengungkapkan untuk tidak stagnan dalam satu literatur terhadap paradigma masyarakat yang terjadi hari ini.
“Seorang pelajar apalagi seorang mahasiswa harus lebih banyak lagi mmebaca literatur-literatur sejarah, jangan terpaku terhadap satu sumber dan dibenturkan dengan fakta yang terjadi hari ini,” jelasnya.
Sementara itu, Al-Kautsar selaku ketua Komunitas Sekolah Pelosok berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan edukasi produktif kepada masyarakat.
“Harapan saya agar seluruh elemen mahasiswa yang tergabung dalam lembaga masing-masing bisa memberikan edukasi Produktif kepada masyarakat, Karena sejatinya mahasiswa yang memiliki pemahaman yang lebih harus menjadi garda terdepan dalam sebuah edukasi,” harapnya.
Penulis : Sadirah (Magang)
Editor : Agil Asrifalgi











