Washilah – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Informasi Mahasiswa Alauddin (LIMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar membuka pendaftaran Sekolah Jurnalisme Advokasi Berbasis Riset.
Kegiatan yang mengusung tema “Rekonstruksi Semangat Juang Melalui Jurnalisme” ini dibuka sejak tanggal 5 Desember 2020 hingga 14 November 2020.
Pendaftaran ini terbuka secara umum bagi Mahasiswa UIN Alauddin Makassar dan juga anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Se-kota Makassar. Bagi yang berminat mengikuti sekolah jurnalisme advokasi dapat mengakses Google Formulir https://forms.gle/R7z3HMwiXz4LJZUg9.
Peserta yang telah mendaftar akan diseleksi kembali, kemudian pada tanggal 16 Desember 2020 akan dilakukan pengumuman siapa saja yang berhak mengikuti sekolah jurnalisme advokasi.
Ketua panitia, Kardiman Akhsah mengatakan pelaksanaan kegiatan ini adalah bentuk realisasi program kerja dari Bidang Riset UKM LIMA Washilah.
“Kegiatan ini merupakan realisasi program kerja dari bidang Riset, dimana tema yang di angkat yaitu ‘Rekonstruksi Semangat Juang Melalui Jurnalisme,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengungkap motivasi kegiatan sebagaimana tema adalah untuk merekonstruksi perjuangan khususnya melalui jurnalisme.
“Motivasi awal diadakan kegiatan ini sesuai dengan tema kegiatan yaitu rekontruksi perjuangan melalui jurnalisme, maka kita mengambil benang merah didalamnya bagaimana kita bisa menggunakan jurnalisme sebagai alat juang dalam mengadvokasi, tentunya dengan produk jurnalisme yang berbasis riset,” tegas Kardiman.
Terakhir, ia menambahkan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memberi pelatihan kepada peserta terkhusus Mahasiswa UIN Alauddin dan anggota LPM Se kota Makassar mengenai Jurnalisme Advokasi yang berbasis Riset.
“Kegiatan ini diharapkan memberi pelatihan mengenai Jurnalisme Advokasi yang berbasis Riset, sesuai silabus materi yang panitia telah siapkan, peserta akan disajikan materi mulai dari pengantar jurnalisme data, cara mencari data, hingga mengelola data menjadi produk jurnalistik yang bersifat advokasi,” tutupnya.
Diketahui, pelaksanaan kegiatan ini akan digelar pada tanggal 19-20 Desember 2020 secara tatap muka.
Penulis: Dhea Anggreny (Magang)
Editor: Rahmania











