Washilah – Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) sedang melakukan program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Falak 2020. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa jurusan yang ada di FSH UIN Alauddin, salah satu tujuannya menggelar pengamatan rukyatul hilal sekaligus menyambut tahun baru Islam, Kamis (20/8/2020).
Dalam pengamatan tersebut, yang diikuti sebanyak 40 mahasiswa memperoleh data bahwa 1 Muharam 1442 jatuh pada 20 Agustus 2020. Posisi hilal berada di sebelah selatan matahari dengan azimut 282° dan ketinggian hilal 16 ° dari ufuk, hilal dapat diamati setelah matahari terbenam, durasi pengamatan hilal dapat dilakukan dari jam 18.05 wita- 19 .14 wita.
Pengamatan yang dilakukan di Pelabuhan Leppe’e Kabupaten Bulukumba ini, dikaji dan dihitung oleh Dr Muhammad Rasywan Syarif , salah satu dosen sekaligus Ketua Rukyatul Hilal Indonesia (RHI) Korwil sulsel.
Sadri Saputra, Pembimbing sekaligus alumni pertama prodi Ilmu Falak menyampaikan rasa bahagianya melihat antusias mahasiswa saat melakukan pengamatan kali ini.
“Saya melihat antusias mahasiswa sangat besar terkait pengamatan hilal bulan Muharram kali ini, melihat hadirnya semua mahasiswa yakni ada 40 orang, namun terbagi dua lokasi diantaranya Pelabuhan Leppe’e Kabupaten Bulukumba dan Phinisi Garden yang terletak di Tabah Beru,” ucapnya.
Lanjut, Sadri yang berasal dari Bulukumba menuturkan pentingnya pengamatan kali ini dilakukan, menurutnya dapat mengedukasi dan juga membuat para mahasiswa KKL Ilmu Falak merasa bahagia dan nyaman.
“Sangat penting bagi mahasiswa yang mengikuti program KKL kali ini, sebab mahasiswa juga bisa mendapatkan edukasi mengenai pengamatan hilal dan juga bisa merasa nyaman dalam menjalaninya, meski dalam masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” jelasnya.
Sadri juga menyampaikan harapannya untuk program KKL Falak, agar panitia program bisa memberikan fasilitasi alat yang lengkap dan menunjang program KKL Falak yang lebih baik kedepan.
“Semoga pelaksanaan KKL Falak kedepannya bisa dilengkapi dengan fasilitas dan alat yang lengkap, itu juga agar bisa menunjang KKL Falak yang lebih baik nantinya,” harapnya.
Di samping itu, salah satu Mahasiswa yang mengikuti pengamatan, Milda juga menyampaikan rasa bangga dan bahagianya, sebab ia adalah peserta yang pertama kali melihat hilal dari 23 peserta yang hadir dipengamatan sore tadi.
“Saya sangat bersyukur dan bangga menjadi orang pertama yang lihat ki hilal, diantara puluhan orang yang ada di tempat pengamat. Saya juga sangat bangga berada di Prodi Ilmu Falak melihat respon dari teman-teman yang lain yang sangat antusias,” jelasnya.
Penulis: Ardiansyah Safnas
Editor: Rahmania











