Komunitas Vespa UIN Alauddin Bantu Mahasiswa yang Tidak Pulkam

Facebook
Twitter
WhatsApp
UINAM Scooter Association (USA) salah satu komunitas vespa yang ada di UIN Alauddin Makassar, komunitas tersebut akan membagikan sembako ke 20 mahasiswa yang telah terdaftar, Jumat (8/5/2020).

Washilah – Komunitas memiliki peran penting dalam menghadapi Covid-19 saat ini, salah satu komunitas yang peduli terhadap mahasiswa adalah UINAM Scooter Association (USA).

Komunitas vespa Kampus UIN Alauddin pertama kali dibentuk pada tahun 2017 dan merangkul anggota pencinta motor vespa yang ada di kampus, USA sendiri memiliki komitmen untuk tetap bersifat kekeluargaan, persaudaran, dan solidaritas.

Komunitas tersebut membantu mahasiswa yang tidak pulang ke kampung halaman akibat Covid-19, komunitas USA memberikan bantuan berupa sembako, Jumat (8/5/2020).

Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) Khaerul Asy’ary menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk meringankan beban mahasiswa yang berada di tanah rantau.

“Ini kegiatanku bagi-bagi sembako buat mahasiswa UIN yang kebentulan terkendala mudik akibat Covid-19, demi meringankan beban-beban mahasiswa yang perantauan,” ujarnya.

Untuk kriteria penerima bantuan, mahasiswa asal Barru ini menuturkan, sasarannya adalah Mahasiswa UIN Alauddin. Sedangkan untuk persyaratan penerima bantuan, hanya berpatokan pada data yang didapat dari para ketua-ketua lembaga.

“Iya khusus lingkup mahasiswa UIN, tapi teman-teman juga bagi masker disekitaran Samata. Kalau persyaratan tidak ada ji, betul-betul yang membutuhkan dan dilihat bagaimana ekonomi teman-teman dan data yang saya dapat dari ketua-ketua lembaga (Ketua Dema adab , HMJ BSI) dan sebagian didata langsung,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa jumlah mahasiswa yang telah terdata dan siap diberikan bantuan sebanyak 20 orang.

“Untuk sekarang ini sudah ada 20 orang di data dan betul-betul membutuhkan karena teman-teman juga terkendala dari dana ji, itu kurang ji dibagikan,” ucapnya.

Rencananya pembagian bantuan sembako akan dilaksanakan pada pukul 16:00 WITA dengan cara mendatangi kediaman para penerima bantuan.

“Jam 3 saya suruh temanku kumpul, sekitar jam 4 sudah adami didepan pintu keluar kampus setelah itu Langsung dibawakan ke kosnya masing-masing karn mengigat gowa sudah psbb tapi teman kumpul di depan kampus buat kabari yang mau dikasih sembako tapi tetap jaga jarak” pungkasnya.

Selain itu ketua umum USA, Asriadi menuturkan hidup itu harus saling menolong. Karena menurutnya anggota USA adalah mahasiswa semua jadi tergerak untuk melakukan donasi.

“Hidup itu harus saling tolong menolong, kalau bukan kita siapa lagi? Sebenarnya ini arahan dari kita semua anak USA, karena anak USA itu mahasiswa semua, jadi mereka tergerak hatinya untuk membuat donasi,” jelas Mahasiswa Jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum tersebut.

Penulis: Ardiansyah
Editor: Rahmania

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami