Kunjungi UIN Alauddin, Dubes Kanada Ingin Lanjutkan Kerja Sama  

Facebook
Twitter
WhatsApp
Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis Menerima Kedatangan Duta Besar Kanada, Cameron MacKay didampingi Kepala Bagian kerjasama Keduataan Besar Kanada untuk Indonesia Pierre Yves Monnard.

Washilah – Duta Besar (Dubes) Kanada, Cameron MacKay didampingi Kepala Bagian kerja sama Keduataan Besar Kanada untuk Indonesia Pierre Yves Monnard, berkunjung ke UIN Alauddin Makassar, Senin (9/3/2020).

Kedatangan Dubes Kanada itu diterima langsung oleh Rektor Prof Hamdan Juhannis bersama jajaran pimpinan UIN Alauddin Makassar.

Dalam keterangannya, Ketua International Office UIN Alauddin, Dr Muhaemin Latif mengatakan kunjungan Dubes Kanada tersebut adalah yang pertama kali sejak ia menjabat di Indonesia tiga bulan lalu. Sebelumnya ia menjabat sebagai Dubes Kanada di Kostarika.

Prof Hamdan dalam sambutannya, berharap kerjasama antara UIN Alauddin Makassar dengan Kanada bisa dilanjutkan dengan model dan format yang baru.

Sebelumnya, program Local Leadership Development (LLD) dibawah payung Supporting Islamic Leadership (SILE) yang telah berlangsung kurang lebih lima tahun, menurut Prof Hamdan, telah memberikan dampak yang luas pada model pemberdayaan masyarakat di kampus yang kini ia pimpin.

“Program seperti Service Learning, Community Based Research, Advocacy, Citizen Engagement, dan Asset Based Community Development, telah melahirkan berbagai produk yang terus kami kembangkan di kampus ini, terutama yang terkait dengan tri dharma perguruan tinggi,” terangnya.

Sementara itu, Cameron MacKay merespon keinginan Rektor dengan mempersilahkan UIN Alauddin Makassar merancang kegiatan yang bisa difasilitasi dan dibantu oleh Kedutaan Besar Kanada.

“Kami akan mensupport UIN Alauddin terutama dalam penguatan sistem dan managemen pendidikan di kampus ini,” tutup Dubes Kanada tersebut.

Citizen Report : Fadlan L N

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami