Washilah – Masalah Pemilihan Mahasiswa (Pemilma) Jurusan Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi (FST) akhirnya memperoleh keputusan. Hal itu terjadi usai pertemuan antara Dekan FST, Ketua Lembaga Penyelenggara Pemilma (LPP) dan salah satu calon kandidat, Muh Arial Syarif di Gedung Dosen Kampus II UIN Alauddin Makassar.
Ketua LPP, Sarmili mengatakan, hasil dari pembicaraan dengan Dekan menyepakati aklamasi.
“Hasil kesepakatan aklamasi, dan itu disetujui. Dekan juga menyikapinya,” jelasnya.
Sementara itu, menutu Ketua HMJ yang terpilih secara aklamasi, Muh Arial Syarif mengatakan, masalah status pending itu ada keterlambatan administrasi calon lain.
“Ia memang mengakui terlambat mengumpulkan berkas sesuai jadwal yang ditetapkan LPP. Kami menerima amanah dari Dekan agar memberikan porsi di kepengurusan demi bersatunya HMJ Teknik Arsitektur,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, saat diwawancarai oleh reporter Washilah, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FST, Dr Andi Suarda mengatakan, belum ada pembicaraan dengan Dekan mengenai hal ini.
“Sebenarnya belum ada pembicaraan lanjut soal ini. Hanya semalam pak dekan memberi tiga opsi kepada Ketua Jurusan (Kajur), saya tidak tahu itu. Tapi bila pimpinan dan Kajur Arsitektur sudah menyepakatinya, berarti saya merestui,” pungkasnya. Jumat (21/12/2018)
Penulis : Laras Rahmadani (magang)
Editor : Desy Monoarfa











