Puisi “Masa Lalu” oleh Devi Fitriani

Facebook
Twitter
WhatsApp
Ilustrasi | www.kabarkuansing.com

Masa penuh keindahan,
Ataukah hanya penyesalan?
Masa penuh cinta,
Ataukah terbungkus kebencian?

Cinta, benci, tawa, luka,
Hanya pendukung cerita.
Cacian bahkan pujian,
Hanya lelucon masa depan.

Terombang ambing dilautan derita,
Bernyanyi, menari tak pernah usai dalam cerita.
Karena duka,
Ia mati bersama kenangan.
Karena suka,
Ia bangkit dengan masa depan.

*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Semester III

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami