Oleh: Dedi Miswar
Pertama, penulis ingin mengucap Selamat buat kalian Mahasiswa Baru. Selamat datang di dunia barumu, dunia Mahasiswa, masa muda yang penuh dengan cerita perjuangan apabila kau habiskan dengan berpetualang dan keberanian.
Selamat datang di kampus impianmu, kampus yang entah sejak kapan dan kenapa dikenal dengan ‘Kampus Peradaban’?. Meskipun penulis secara kebetulan beberapa Tahun yang lalu telah memasuki Dunia Peradaban ini, tapi toh nyatanya tak pernah kutemui peradaban itu, tapi hal itu tak perlu diperdebatkan. Lihat dan saksikan saja nanti bila kau telah menjadi Mahasiswa!. Kampus kita penuh dengan dinamika birokrat dengan sesamanya, birokrat dengan mahasiswa, juga Mahasiswa dengan sesamanya sendiri.
Jangan kira hidup menjadi Mahasiswa lebih menyenangkan dari pada hidupmu sebelumnya (siswa), ingatlah!, kini kita menyandang kata Maha di depan kata siswa: Maha dan siswa. Mahasiswa tak hanya menghabiskan waktunya di bangku kuliah yang pada kenyataannya seringkali sangat membosankan dan menurutku lebih baik membaca buku dari pada mendengarkan celoteh para dosen yang membuat kantuk dan ingin segera cepat pulang. Kuliah hanya awal dari segalanya untuk berpetualang ke mana-mana, mencari apa yang seharusnya dicari dan berbuat sesuatu yang berguna.
Salah satunya dengan berorganisasi. Organisasi memang tidak memberikanmu uang yang banyak, tapi setidaknya pengalaman yang takkan kau dapatkan di balik meja perkuliahan bisa kau dapatkan. Karena organisasi mengajarkan kita tentang solidaritas dan kebersamaan, yang lebih penting, kita belajar memupuk rasa kepedulian terhadap sesama dengan belajar memahami, dan menghargai perbedaan, bukan hanya mengurusi diri sendiri, seolah kita hidup sendirian dan tak membutuhkan orang lain.
Tapi tentu tak mudah membujuk dan memengaruhimu. Kampus, terkhusus UIN Alauddin Makassar telah melakukannya dengan berbagai cara, termasuk mengancam dengan cara gonta-ganti aturan yang sudah jelas memenjarakan kreatifitas kita. Padahal seharusnya, kampus harus mampu mewadahi dan memberikan kebebasan terhadap mahasiswanya berbuat yang terbaik untuk kampusnya, bukan malah mengekang dan membenahi dengan segala macam aturan yang tidak memanusiakan manusia!.
Terakhir, buat Mahasiswa baru, selamat berpetualang di kampus ‘Peradaban’!, biarkan dirimu tersesat dengan berorganisasi.
*Penulis merupakan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Semester IX











