LPP-U Ungkap Dugaan Sertifikat Palsu Bakal Calon Presiden Mahasiswa

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sumber: Istimewa

Washilah — Lembaga Penyelenggara Pemilma Universitas (LPP-U) buka suara terkait gugurnya salah satu kandidat Bakal Calon Presiden Mahasiswa (Presma), salah satu alasannya adalah adanya sertifikat palsu yang dilampirkan, Senin (26/1/2026).

Ketua LPP-U, Rizkiyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mencari tahu keabsahan sertifikat yang dilampirkan saat pendaftaran. Saat menelusuri akun Instagram terkait lomba tersebut, wajah dan nama si A tidak ditemukan.

“Calon ini wajahnya tidak terlihat pada foto dokumentasi lomba dan namanya tidak ada dalam list peserta,” ucapnya, saat diwawancarai pada Senin, (26/1/2026).

Lebih lanjut,  ia mengatakan bahwa terdapat kelainan pada sertifikat yang dilampirkan. Hal ini diketahui setelah pihak LPP-U mendapatkan sertifikat asli dari lomba yang dimaksud.

“Font nama yang dilampirkan pada sertifikat tersebut berbeda dengan sertifikat asli,” ujarnya.

Charissa Azha Rasyid, selaku pendamping lomba yang tercantum di sertifikat mengatakan bahwa si A bukanlah anggota dari kompetisi tersebut.

“Tidak ada, Kak,” jawabnya setelah ditanyai apakah nama si A terdaftar sebagai peserta lomba.

Ia menambahkan jika dirinya sama sekali tidak mengetahui terkait adanya pemalsuan sertifikat yang membawa nama delegasinya.

Menanggapi hal itu, si A mengatakan bahwa sebenarnya bukan sertifikat palsu yang ingin dilampirkan, melainkan Sertifikat Latihan Kepemimpinan (LK) 2 dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

“Seandainya LPP-U menerima lampiran sertifikat itu, saya tidak akan menyerahkan sertifikat yang lain,” tuturnya.

Dia khawatir ada intervensi karena sejak pengurusan berkas dia merasa dipersulit oleh pihak fakultas. Hal ini juga menjadi sebab mengapa ia mengumpul berkas 8 menit sebelum pendaftaran ditutup.

“Sejak mengajukan surat rekomendasi, saya dipersulit, bahkan untuk sekadar meminta tanda tangan,” ungkapnya.

Penulis: Andi Abhar (Magang)
Editor: Nur Rahmah Hidayah 

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami