Inaugurasi HMJ Ilmu Politik Harap Teguhkan Semangat dan Perkuat Solidaritas

Facebook
Twitter
WhatsApp
Penampilan perkusi dalam Inaugurasi Ilmu Politik yang diselenggarakan HMJ Ilmu Politik FUF di Auditorium RRI, Minggu, (30/11/2025). | Foto: Istimewa.

Washilah — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar kembali selenggarakan Inaugurasi Ilmu Politik dengan tema “Demokrasi yang Tertawan,” di Auditorium RRI, Minggu, (30/11/2025).

Adapun penampilan dalam Inaugurasi ini yakni Anggaru, Tari Paduppa, Akustik, Tari Demokrasi Ilusi, Teater dan Perkusi.

Ketua Panitia, Dewa Wardana Mengatakan kegiatan kali ini menjadi spesial karena para aktor yang tampil bisa memerankan berbagai tokoh, bukan hanya di satu penampilan melainkan di banyak peran.

“kostum para aktor yang unik, membawa pesan moral bahwa kita sebagai rakyat harus lebih pandai memilih pemimpin yang baik, adil dan transparan,” ucapnya.

Ia memuji segala tim yang terlibat, salah satunya seluruh pengisi acara yang telah memberi penampilan maksimal.

“Saya juga berterimakasih kepada semua kru yang berpartisipasi di dalam kegiatan Inaugurasi Ilmu Politik angkatan 2024,” katanya.

Sementara itu, Ketua HMJ Ilmu Politik, Asnun mengapresiasi kesigapan panitia dan kesediaan semua pihak dalam menjaga jalannya kegiatan ini yang tidak hanya sekadar panggung penampilan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran.

“Inaugurasi tahun ini memberikan kesan bahwa teman-teman Leviathan angakatan 2024 mulai membangun kultur gerakan yang tidak seremonial. Ada konsistensi panitia dalam menjaga alur, ada keberanian menyusun identitas sebagai angkatan yang siap hadir di gelanggang intelektual,” Ujarnya.

Dia berharap kegiatan ini menjadi momen angkatan baru untuk tumbuh sebagai angkatan yang tidak hanya cerdas membaca situasi, tetapi juga berani mengambil posisi.

“Semoga inaugurasi ini meneguhkan semangat kolektif yang memperkuat solidaritas, memperdalam nalar kritis dan menjaga arah gerakan agar Ilmu Politik tetap hadir sebagai kekuatan moral di ruang kampus,” tambahnya.

Penulis: Nur Hastina
Editor: Hardiyanti

 

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami