Kuliah Umum UIN Alauddin, Dorong Penguatan Moderasi Agama di Indonesia

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sambutan Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis pada Kuliah Umum di Ruang Rapat Senat lantai IV Rektorat, Rabu (8/11/2023). | Foto: Istimewa.

Washilah – UIN Alauddin Makassar gelar Kuliah Umum bertajuk “Urgensi Penguatan Moderasi Beragama di Indonesia” sebagai rangkaian Dies Natalis ke-58. Berlangsung di Ruang Rapat Senat lantai lV Rektorat, Rabu (8/11/2023).

Kegiatan ini menghadirkan Prof Hamdan Juhannis sebagai Keynote Speaker dan Tim Ahli Pokja Moderasi Beragama Kemenag RI/Direktur Jaringan GUSDURian Indonesia, Alissa Wahid sebagai pemateri.

Alissa Wahid menjelaskan bahwa di zaman sekarang, suku tidak hanya dinilai perihal kesamaan agama, kesamaan darah, dan kesamaan geografi, melainkan kesamaan nilai.

“Jadi kalau kita tidak mampu mempersatukan nilai-nilai beragama, kita akan bercerai-berai,” jelasnya.

Putri sulung mantan Presiden Abdurrahman Wahid ini juga mengingatkan bahwa moderasi beragama bukan sekadar konsep, tapi perlu penguatan dalam hal pengimplementasian.

“Ini sangat penting karena kita masih banyak kesalahpahaman yang harus diperbaiki,” tutupnya.

Salah satu peserta kuliah umum, Yulia Purnama, menanggapi pentingnya mengetahui moderasi beragama, yakni sebagai dasar untuk membangun kesadaran masyarakat rahmatan lilalamin.

“Jadi pemahaman mengenai moderasi beragama itu penting, sebagai masyarakat yang majemuk sekaligus religius,” imbuhnya.

Alumni pasca sarjana UIN Alauddin itu juga berharap agar kuliah umum mengenai moderasi beragama itu terus diselenggarakan.

“Tentunya di kalangan masyarakat yang luas agar, masyarakat juga paham akan pentingnya moderasi beragama,” tutupnya.

Penulis: Nur Fitri (Magang)
Editor: Nabila Rayhan

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami