Apollo

Facebook
Twitter
WhatsApp
Ilustrasi : Istimewa

Oleh : Rahmat Rizki

Apa yang kau harap dari hari yang mendung ini nona?

Langit begitu muram

Awan-Awan berkumpul menjanjikan hujan

Genangan air di mana-mana

Ranting jatuh

Daun gugur

Dingin

Kau sedang apa?

Bertualang?

Asyik betul jika begitu

Tak inginkah engkau bertanya padaku?

Yah, Aku sedang meramu gelisah

Merancang kembali tembok Berlin

Merakit Apollo

Lalu terbang tinggi

Mencarimu di antara awan gemawan

Dan kembali pulang

Berbincang denganmu

Tentang apa saja

Tentang langit yang bocor

Tentang kilau bumi yang hilang

Tentang nyamuk-nyamuk jahanam

Atau tentang kau dan duniamu

Aku terbangun dan semuanya kembali gelap

*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar 

 

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami