Akibat Korsleting Listrik, Indekos Mahasiswa UIN Alauddin Terbakar

Facebook
Twitter
WhatsApp
Kondisi Indekos Mappadang setelah terjadi ledakan di lantai satu. Api semakin meluas hingga ke lantai dua. Selasa (17/05/22). | Foto: Istimewa

Washilah – Sekitar pukul 20:34 Wita, terjadi kebakaran di salah satu indekos mahasiswa di sekitar Kampus II UIN Alauddin Makassar, Romangpolong, Kec. Somba Opu, Kab. Gowa, Selasa (17/05/2022).

Kebakaran bermula dari korsleting listrik di Indekos Mappadang. Salah satu penghuni kos, Idah membenarkan hal tersebut. Ia menuturkan, saat itu saklar induk dalam keadaan mati. Idah kemudian berinisiatif menyalakan saklar yang menempel tepat di dinding depan pondok. Beberapa saat kemudian terdengar ledakan dari dalam gardu milik ibu kos yang terletak di lantai satu.

“Pas mati saklar induk di depan pondokan saya kasi nyalaki, tiba-tiba terdengar bunyi ledakan satu menit setelah dinaikkan saklarnya,” ungkap mahasiswa UIN Alauddin itu.

Gardu ibu kos yang saat itu dalam kondisi terkunci, kata Idah tiba-tiba telah dipenuhi api. Penghuni yang sedari tadi berkumpul di ruang tengah berlarian keluar menyelamatkan diri dan barang-barang seadanya.

“Karena panik kami semua keluar. Teman-teman panik lari keluar selamatkan laptop hp. Kalau berkas penting tidak sempat diselamatkan,” jelasnya.

Api merambat cepat ke lantai dua disebabkan kamar terbuat dari papan kayu. Sekitar pukul 20:50 Wita, tiga mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Gowa dan dua dari Makassar datang memadamkan api. 

Muh. Arif, Petugas Damkar Gowa mengatakan indekos berlantai dua yang terdiri dari 20 kamar, ludes terbakar. Api baru bisa dipadamkan pukul 22:0 Wita.

“Kami kesulitan memadamkan karena arus listrik,” tutupnya.

Total kerugian belum dapat dipastikan. Washilah mencatat setidaknya dua laptop, kulkas, dua televisi, kipas angin, serta pakaian dan berkas-berkas penting penghuni indekos ikut terbakar. 

Penulis: Khusnul Fatimah (Magang)

Editor: Jushuatul Amriadi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami