Bila Tuntutan Tak Didengar, Massa Aksi 11 April Ancam Akan Kembali Turun ke Jalan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Mahasiswa menyandera satu mobil truk untuk dijadikan panggung orasi saat demonstrasi penolakan wacana perpanjangan Jokowi tiga periode di depan Kampus I UIN Alauddin Makassar, Senin (11/04/2022). | Foto: Washilah-Irham Sari

Washilah – Ratusan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di depan Kampus I UIN Alauddin Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Senin (11/04/2022). Koordinator Mimbar Himpunan Mahasiswa Islam cabang Gowa Raya, Kamaluddin mengatakan akan kembali melakukan aksi jika tuntutan yang disampaikan tidak didengar. 

Hal itu disampaikan Kamal di hadapan ratusan mahasiswa saat demonstrasi penolakan wacana perpanjangan Jokowi tiga periode berlangsung. Sejumlah mahasiswa di Makassar masih tetap turun ke jalan meski Presiden Joko Widodo telah menyatakan tidak akan maju untuk tiga periode.

Kamaluddin mengatakan sudah seharusnya pemerintah dan parlemen menyatakan sikap penolakan. Ia menambahkan kalau demonstrasi yang dilakukan mahasiswa bukan aksi musiman. “Mahasiswa se-Kota Makassar akan tetap turun jika tuntutan tak didengarkan oleh pemerintah,” ucapnya.

Sementara itu, Syahrul Mubarak, Bendahara Umum Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar, dalam orasinya menuntut kenaikan harga BBM Pertamax dan bahan pokok, apalagi di bulan Ramadhan saat ini.  

“Pemerintah harus segera mengusut tuntas penyebab kelangkaan minyak goreng,” tegasnya.

Mahasiswa yang ikut dalam demonstrasi tersebut berasal dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Termasuk organisasi dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Gowa, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya, dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Gowa. 

Penulis: Irham Sari (Magang)

Editor: Jushuatul Amriadi

 

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami