Aksi Unjuk Rasa di Depan Gedung DPRD Sulsel Berujung Bentrok  

Facebook
Twitter
WhatsApp
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syahruddin Alrif sempat menemui massa aksi unjuk rasa sebelum terjadinya bentrokan. Terlihat Mobil Barakuda sudah terparkir di belakang pagar Kantor DPRD Sulsel. | Foto: Washilah-Jushua Amriadi

Washilah – Aksi unjuk rasa oleh mahasiswa dari sejumlah universitas yang ada di Kota Makassar berujung bentrok dengan aparat kepolisian. Bentrokan terjadi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel), Jalan Urip Sumoharjo Senin (11/04/2022). 

Bentrokan bermula ketika sekelompok mahasiswa ingin merangsek masuk ke Gedung DPRD Sulsel namun dihalau oleh aparat kepolisian.

Sebelumnya, Wakil Ketua I DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif sempat menemui para demonstran dan menyampaikan beberapa hal termasuk mendukung tuntutan yang disampaikan massa aksi.

“Kami dari setiap fraksi DPRD Sulawesi Selatan, menolak jabatan presiden tiga periode, mendesak pemerintah untuk tetap melaksanakan pemilu 2024 yang akan datang, artinya tidak ada penundaan pemilu, kami juga akan meminta Presiden Jokowi untuk memecat menteri yang tak bisa mengurus negara ini,” katanya.

Namun tepat pukul 17.00 WITA, bentrokan akhirnya pecah saat beberapa demonstran mulai melempar botol dan batu ke gedung DPRD Sulsel. Aparat kepolisian langsung mengambil langkah untuk membubarkan para demonstran dengan menembakkan gas air mata. 

“Kami sampaikan kepada massa aksi untuk mundur dan tidak melakukan tindakan,” kata salah satu petugas dari mobil barakuda.

Penulis: Ismail HM (Magang)

Editor: Jushuatul Amriadi

 

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami