ULT Tidak Berjalan Efektif, Kepala PSGA Keluhkan Tak Ada Dukungan Pimpinan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Pemaparan materi dari Ketua PSGA, Dr Rosmini saat menghadiri dialog yang diadakan Senat Mahasiswa UIN Alauddin Makassar di Ruang Rapat Rektorat Lantai I. | Foto: Irham Sari (Magang)

Washilah – Unit Layanan Terpadu (ULT) UIN Alauddin Makassar belum berjalan secara efektif. Salah satu penyebabnya lantaran tidak adanya dukungan dari pimpinan. Hal ini disampaikan Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Dr Rosmini Amin, dalam dialog yang diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa UIN Alauddin, bertempat di Ruang Rapat Rektorat Lantai I, Rabu (16/03/2022).

Dialog tersebut mengangkat tema “Mempertanyakan kembali peran dalam menangani darurat kekerasan seksual (Menalar Surat Edaran Dirjen Pendis No. 5494 Tahun 2019 dan Permendikbud Ristek No. 30 tahun 2021).”

Dr Rosmini selaku narasumber mengeluhkan pimpinan yang tidak yakin mengenai kinerja ULT. Tidak adanya anggaran juga memperlambat program-program pencegahan kekerasan seksual di wilayah UIN Alauddin Makassar.

“Selain itu, Susah memastikan bahwa orang-orang di dalam ULT proaktif terhadap gender. Harus bagus perspektif gendernya. Apalagi sekarang harus fokus perlindungan korban,” paparnya.

Menurutnya, hal tersebut memperlambat sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Kekerasan Seksual dan tidak mempublikasikannya sebab masih banyak dosen yang tidak paham mengenai hal ini SOP ini.

Sementara itu, Wakil Rektor III, Prof Darussalam mengatakan dialog ini merupakan upaya kampus untuk menghindari kekerasan seksual dan sosialisasi tentang ULT dan PSGA. 

“Tatap muka masih terbatas, saya berharap sema-U dan anak-anak yang hadir itu menjadi penyampai ke semua mahasiswa yang tidak tahu informasi ini.”

Penulis: Hamdan (Magang)

Editor: Jushuatul Amriadi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami