Tolak Pemberedelan Lintas, LPM Se-Makassar Bangun Gerakan Kolektif 

Facebook
Twitter
WhatsApp
Massa Aksi dari beberapa Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang tergabung dalam Pehimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Dewan Kota Makassar menuntut IAIN Ambon mencabut SK Pembekuan LPM Lintas, Sabtu (20/03/2022). | Foto: Ismail HM

Washilah – Sejumlah Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang tergabung dalam Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Dewan Kota Makassar melakukan aksi solidaritas di bawah Jembatan Fly Over, Jl Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sabtu (19/03/2022). 

Aksi tersebut menuntut Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon agar mencabut SK pembekuan terhadap Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Lintas, juga agar IAIN Ambon mengusut tuntas kasus kekerasan seksual yang terjadi di kampus tersebut.

Massa aksi, Nunuk Parwati Songki  mengatakan, yang dihadapi LPM Lintas bukan hanya persoalan antara mereka dengan pihak kampusnya, tapi persoalan yang juga menyangkut kebebasan lembaga pers di dalam kampus.

“Bukan kali pertama kebebasan pers dibungkam. Berjejaring adalah salah satu cara untuk melawan semua pembungkaman dan represifitas terhadap lembaga pers,” katanya.

Jendral lapangan, M. Muadz Muwaffaq Ihsan berharap kepada semua LPM Makassar untuk bisa lebih aktif lagi dalam membangun jaringan. “Karena kemungkinan kita juga suatu hari diberedel.”

Ia menambahkan, LPM Se-Kota Makassar akan tetap mengawal pembredelan LPM Lintas dengan aksi-aksi media.

Penulis: Ismail HM (Magang) 

Editor: Jushuatul Amriadi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami