Washilah – Menganalisis serta memanajemen sebuah masalah untuk menyelesaikannya menjadi hal yang sangat penting. Apalagi, pada lingkungan lembaga terutama di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).
Hal itu disampaikan Tangguh Eka B.A Ilham, salah satu pemateri Kelas Advokasi HMJ Ilmu Komunikasi yang diselenggarakan di Lecture Theatre Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN alauddin Makassar, Jumat (18/03/2022).
“Susah menyelesaikan sebuah masalah jika tidak mengetahui akar dari masalah tersebut,” ujarnya.
Dalam manajemen konflik, menurut Tangguh, asumsi yang beredar jangan langsung diterima, namun harus dicermati terlebih dahulu. “Perlu ditambahkan referensi guna tidak memperkeruh masalah yang terjadi. Terlebih untuk mencegah hoaks yang tersebar luas.”
Ada beberapa tahap dalam menganalisis dan memanajemen konflik. Di antaranya epistemologi, etimologi, problem solving, analisis SWOT, resolusi konflik, tipologi dan fungsi. “Jangan langsung menyimpulkan masalah,” imbuhnya
Selain itu, ia berpandangan kalau konflik atau masalah juga memiliki kegunaan untuk mengintrospeksi serta memahami diri.
Penulis: Hamdan (magang)
Editor: Jushuatul Amriadi











