Vaksinasi Sebagai Langkah Percepatan Pembelajaran Tatap Muka di UIN Alauddin

Facebook
Twitter
WhatsApp
Proses vaksin salah satu Mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Senin (08/11/2021).

Washilah – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin kembali adakan Vaksinasi Covid-19 sebagai perwujudan percepatan pembelajaran tatap muka, proses vaksinasi ini berlangsung di Gedung Auditorium, Senin (08/11/2021).

Kegiatan vaksinasi kali ini bekerja sama dengan Kepolisian Daerah (Polda), Dharma Wanita, Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) II, Presidium Wilayah Majelis Alumni (PW MA) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) serta Nurani Istitute Indonesia (NII).

Jenis vaksin yang disediakan yaitu Sinovac untuk dosis pertama dan kedua dengan jumlah yakni 2.000 dosis. Program tersebut diperuntukkan kepada tenaga pendidik, pemuda, pelajar dan mahasiswa.

Direktur Dakwah Nurani Institut Indonesia (NII), Nasrul mengungkapkan selain untuk pencegahan Covid-19 vaksinasi juga dilakukan sesuai arahan WR III.

“Vaksin ini untuk pencegahan Covid-19 secara Nasional, termasuk untuk di kampus sendiri sesuai dengan yang disampaikan WR tadi yakni untuk percepatan proses belajar tatap muka,”Ungkapnya.

Nasrul melanjutkan, jika vaksinasi kali ini dilakukan di 3 titik sekaligus, termasuk UIN Alauddin Makassar.

“Dalam kepanitiaan Nasional untuk percepatan vaksinasi ini dilakukan di 3 titik selain di UIN Alauddin Makassar juga di Pondok Pesantren An-Nahdah dan Pondok Pesantren Ulul Albab,” tambahnya.

Sementara itu, Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakuktas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Rema Wahyuningsih, berharap dengan adanya vaksinasi ini Mahasiswa dapat terus melaksanakan kuliah offline.

“Jadi harapannya ya, supaya bisa offline lah kuliah begitu,” harapnya.

Penulis : Charissa Azha Rasyid & A Rifky Nuh Nugraha (Magang)

Editor : Agil Asrifalgi

 

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami