Respon Kasus Kekerasan Seksual di Luwu Timur, LBH Makassar Adakan Konferensi Pers

Facebook
Twitter
WhatsApp
Konferensi pers menyoal perkembangan kasus kekerasan seksual di Luwu Timur, yang diadakan oleh LBH Makassar melalui aplikasi zoom, Selasa (12/10/2021).

Washilah – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Makassar, adakan konferensi pers guna merespon perkembangan kasus kekerasan seksual pada anak di Luwu Timur, melalui aplikasi Zoom. Selasa (12/10/2021).

Kuasa hukum korban Muhammad Haedir mengatakan, pihak polisi di Luwu Timur telah melihat semua bukti dan akan dijadikan dasar penyelidikan.

“Polisi sudah melihat semua bukti, jadi mekanismenya itu akan ada berita acara, berita acara itu akan jadi dasar pertanyaan yang dilakukan dalam proses penyelidikan dan proses hukum,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan masih memiliki dua bukti yang belum dibuka dalam proses penyelidikan.

“Masih ada bukti psikologis dan surat rujukan puskesmas yang ada di rumah sakit, bukti ini sebagai antisipasi terhadap bukti yang menyalahi prosedur,” ungkapnya.

Sementara itu, Rosmiati Sain yang juga sebagai kuasa hukum korban, menegaskan bahwa kasus ini harus ditindaklanjuti, karena ia menganggap kejadian tersebut terekam di memori dan akan berdampak terhadap korban.

“Kalau kita melihat anak mengalami kekerasan seksual dengan dalih diiming-imingi sesuatu, tentunya pelaku harus diproses hukum,” tutup wanita yang juga menjabat sebagai Direktur LBH Apik Sulsel.

Penulis: Astiti Nuryanti (Magang)

Editor: Ardiansyah

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami