Washilah – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Alauddin Cabang Gowa lakukan aksi demo di depan Rektorat Kampus II UIN Dengan isu kritik “Kampus UIN Wajah Kapitalis”, Jum’at (15/10/2021).
Koordinator Lapangan, Asfar mengungkapkan aksi yang dilakukan dengan isu hasil konsolidasi tersebut karena menganggap UIN Alauddin tidak mengakomodir kepentingan mahasiswa.
“Isunya hasil konsolidasi bahwa kampus UIN Alauddin wajah kapitalis, karena kami anggap bahwa UIN Alauddin hari ini tidak lagi mengakomodir kepentingan mahasiswanya,” ungkapnya saat diwawancarai.
Lanjut, Ia menambahkan bahwa kampus menjadikan mahasiswanya sebagai alat untuk meraup keuntungan seperti memaksa mahasiswa membeli buku.
“Kampus hanya menjadikan mahasiswanya sebagai amunisi untuk meraup keuntungan misal beberapa oknum Dosen yang memaksa mahasiswa membeli buku di tempat tertentu,” tuturnya sekali lagi.
Salah satu massa aksi Abdilah mengatakan saat diwawancarai, juga menyayangkan kuliah offline nantinya hanya diperuntukkan kepada mahasiswa semester tiga.
“Kan kita lihat banyak sekali mahasiswa yang mau offline tapi isu yang beredar hanya diperuntukkan kepada mahasiswa semester tiga, itu sangat disayangkan,” tuturnya.
Penulis : Suedi (Magang)
Editor : Agil Asrifalgi











