HMJ Jurnalistik Bahas Kurangnya Minat Jadi Jurnalis Melalui Bazar Dialog

Facebook
Twitter
WhatsApp
Empat Pembicara pada Bazar dan dialog interaktif mengulas Prespektif patriarki yang jadi pemicu kurangnya jurnalis, di warkop Mau.co

Washilah– Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar Menggelar bazar dialog, bertajuk “Mengapa Banyak Mahasiswa Jurnalistik Tapi Sedikit Jadi Jurnalis” berlangsung di warkop Mau.co, sabtu (09/10/2021).

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Andi Fauziyah Astrid menekankan bahwa menjadi seorang wartawan idealnya tidak memandang gender baik laki-laki maupun perempuan, siapapun dapat menjadi wartawan.

“Yang harus ia persiapkan adalah tak ada yang namanya dikotomi antara perempuan dan laki -laki, jika ada hal tersebut pastinya ada yang diistimewakan atau dikuhuskan antara laki-laki dan perempuan terkait kodratnya masing-masing,” jelasnya.

Alam kapriadi selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Jurnalistik, Mengatakan bahwa Dasar diadakannya dialog ini untuk mengetahui apa itu jurnalistik dan mengapa mahasiswa jurnalistik minim terjun sebagai jurnalis.

“Sangat-sangat penting supaya kita memberi ruang kepada teman-teman supaya paham pentingnya kenapa kita harus perlu tahu jurnalis itu sendiri dan tau apa memang penyebabnya kenapa perempuan ini sedikit yang menjadi seorang jurnalis,” ungkapnya.

Lanjut, Ia berharap semoga dengan dialog ini dapat membuka perspektif mahasiswi jurnalistik agar tidak salah mengartikan konsep patriarki dalam bidang jurnalis.

“Tentunya kita harapkan mahasiswi-mahasiswi jurnalistik paham dan bisa meninggalkan budaya yang menganut patriarki,” tutupnya.

Penulis : A Muh Rifky Nugraha & Ismail HM (Magang)
Editor : Agil Asrifalgi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami