Dosen FDK UINAM Jadi Panelist Virtual Conference AICIS 2021

Facebook
Twitter
WhatsApp
Pemaparan paper oleh Jalaluddin B MA (Dosen FDK UIN Alauddin Makassar) pada kegiatan virtual conferenve AICIS 2021 yang diselenggarakan oleh UIN Raden Mas Said Surakarta, (Selasa, 26/10/2021).

Washilah – Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar, Jalaluddin B MA dan Selvi Rahayu S Sos jadi panelist dalam kegiatan Annual International Conference On Islamic Studies (AICIS) yang diadakan oleh UIN Raden Mas Said Surakarta, yang berlangsung secara virtual melalui zoom meeting. Selasa (26/10/2021).

Pada kegiatan ini Jalaluddin B membahas hasil penelitiannya bersama dengan Selvi Rahayu yang berjudul “Perkawinan Anak: Menegaskan Dominasi Bapak Atas Anak Perempuan Dari Latar Belakang Tradisional Ke Patriarki”, penelitian tersebut membahas terkait kasus perkawinan dini yang dijadikan sebagai budaya dan tradisi di Dusun Kasisang, Desa Bonto loe, Kecamatan Bissapu, Kabupaten Bantaeng.

Dalam virtual conference, Jalaluddin B menjelaskan jika pernikahan dini yang terjadi di Kasisang merupakan sesuatu yang wajar bagi masyarakat di sana bahkan dianggap sebagai hal yang luar biasa jika perkawinan dini dapat dilaksanakan, sehingga perkawinan dini dijadikan sebagai pranata sosial budaya di wilayah itu.

“ini sudah menjadi semacam pranata sosial budaya masyarakat,” jelas dosen jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) tersebut.

Selain itu, Selvi Rahayu menambahkan jika rata-rata anak yang ada di Dusun Kasisang melakukan pernikahan dini, para orang tua juga berlomba-lomba menikahkan anaknya secara dini, karena di Desa Bonto loe terdapat kearifan lokal yang dianut jika anak muda yang lebih cepat menikah derajatnya lebih tinggi dibanding anak muda yang belum menikah.

“di Desa itu ada sebuah kearifan lokal yang mengatakan bahwa yang lebih cepat menikah dini akan memiliki pamor yang lebih baik begitu, lebih di atas daripada anak muda yang belum menikah,” pungkasnya.

Penulis: A. Muh. Rifky Nugraha (Magang)
Editor: Ardiansyah

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami